Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Tegaskan Kesiapsiagaan Harus Dibangun untuk Kurangi Risiko Gempa Bumi

📅 Senin, 28 Sep 2026, 13:17 WIB | Oleh:
BMKG Tegaskan Kesiapsiagaan Harus Dibangun untuk Kurangi Risiko Gempa Bumi Doc: antara foto
Ket. Kesiapsiagaan risiko gempa bumi.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah harus dibangun melalui serangkaian pelatihan untuk mengurangi risiko potensi bencana gempa bumi yang hingga saat ini belum dapat diprediksi secara pasti waktu dan lokasinya.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam keterangan di Jakarta, Senin (28/9), mengatakan bahwa kali ini pelatihan kesiapsiagaan BMKG berupa Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) tersebut digelar untuk masyarakat Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Geografis Karanganyar yang berdekatan dengan sesar aktif daratan dan zona subduksi selatan Jawa mewajibkan adanya respons serta refleks keselamatan yang terlatih pada setiap warga desa setempat.

Bukan hanya warga yang mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan tersebut tetapi juga melibatkan 53 peserta lainnya yang meliputi petugas BPBD, dinas terkait, satuan pendidikan, relawan, dan awak media di Karanganyar.

"Para peserta itu dibekali pengetahuan pengenalan earthquake early warning system (EEWS), simulasi guncangan, hingga latihan simulasi pengambilan keputusan atau table top exercise," kata dia.

Dia menjelaskan bahwa instruktur dari Stasiun Geofisika Kelas I Sleman dalam pelatihan tersebut berupaya mengubah informasi kebencanaan menjadi langkah nyata mitigasi di lapangan.

Kondisi belum ada teknologi di dunia yang dapat memprediksi kapan dan di mana titik gempa bumi secara presisi terjadi menuntut kesiapsiagaan semua unsur di zona rawan mendapat pelatihan sejak dini.

Adapun teknologi yang dimiliki pemerintah Indonesia saat ini berupa ratusan unit sensor seismik dari BMKG, berikut teknologi lain seperti buoy, dan tide guage - kabel fiber optik bawah laut milik sejumlah kementerian/lembaga pemerintah lainnya yang spesifikasinya mendeteksi dampak susulan gempa seperti Tsunami.

"Jadi program SLG ini sudah selaras dengan inisiatif global Early Warning, Early Action, dan Early Warning for All," cetusnya, seraya berharap para peserta dapat membagikan keterampilan dan pengetahuan mitigasi kebencanaan tersebut ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar sehingga terhindar dari bahaya gempa bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
Pawai Khitong Jadi Magnet B...
Ekonomi
Kementerian UMKM Dorong Pro...
Daerah
Kadin Kota Jayapura Buka Pe...
Advertisement
Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin Ini

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.