Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketagihan Judol Bikin Apes, 1.524 Warga Barito Selatan Dicoret dari Daftar Penerima Bansos

📅 Senin, 07 Sep 2026, 21:15 WIB | Oleh:
Ketagihan Judol Bikin Apes, 1.524 Warga Barito Selatan Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Doc: ANTARA/Bayu Ilmiawan
Ket. Kepala Dinas Sosial Barito Selatan Syahdani (kiri) saat di wawancarai di Buntok, Senin (7/9).

BUNTOK - Kementerian Sosial menghentikan penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bansos sembako bagi 1.524 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Senin (7/9).

Kebijakan pemblokiran otomatis dari pemerintah pusat tersebut diberlakukan setelah sistem mendeteksi adanya anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK) yang terindikasi terlibat aktivitas judi online.

"Jumlah PKH di Barito Selatan tercatat 2.100 kepala keluarga (KK) dan penerima sembako 3.718 (KK). Dari jumlah itu, ada 1.524 diantaranya terindikasi terlibat judi online," kata Syahdani di di Buntok, Senin.

Adapun jumlah penerima PKH dan penerima sembako di Barito Selatan yang terindikasi judi online itu, berdasarkan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia.

"Mereka yang terindikasi terlibat judi online itu, bantuannya dihentikan Kementrian Sosial," kata Syahdani.

Dia pun berharap sekaligus mengingatkan kepada masyarakat, khususnya penerima PKH dan bantuan sembako di Barito Selatan, agar tidak terjebak dalam aktivitas judi online karena dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga. Sebab, bila nama dalam kartu keluarga penerima manfaat itu ada yang terindikasi judi online, bantuan PKH dan bantuan sembako dihentikan.

"Aktifitas judi online itu tidak mesti dilakukan oleh nama penerima manfaat, namun apabila salah satu nama dalam kartu keluarga dari penerima manfaat itu ada terindikasi terlibat judi online, secara otomatis bantuan dihentikan," bebernya.

Kepala Dinsos Barito Selatan itu juga mengingatkan masyarakatagar berhati-hati dalam menggunakan akun maupun data kependudukan, termasuk Kartu Keluarga (KK), serta tidak sembarangan memberikan atau menggunakan data tersebut untuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan masalah.

Dia mengatakan, aktivitas yang dilakukan melalui akun maupun data tertentu dapat tercatat dalam sistem pemerintah pusat dan menjadi bagian dari proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial.

"Jadi tolong kepada warga kita Barito Selatan untuk berhati-hati, jangan sembarangan menggunakan akun atau Kartu Keluarga kita, sebab itu terekam di kementerian atau di pusat," jelasnya.

Syahdani mengatakan pemerintah berharap bantuan sosial yang diberikan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat.

"Harapan kami, semoga dengan adanya bantuan itu dapat meringankan beban keluarga. Tetapi kalau tidak dibayarkan, kasihan penerima manfaat itu," ujarnya.

Dirinya juga mengimbau seluruh penerima PKH maupun bantuan sembako, agar menjauhi judi online dan menggunakan bantuan pemerintah sesuai peruntukannya demi kepentingan keluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Luar Negeri
Baku Tembak Sengit Militer ...
Nasional
Prabowo Minta Tiap Warga Mi...
Luar Negeri
Turki Makin Agresif Perkuat...

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Ramai-ramai Memprotes Buku ...
Advertisement
Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo   

Ramai-ramai Memprotes Buku Islam Ala Prabowo  

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.