Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Anung Ancam Umumkan Perusahaan Nakal Penimbun Sampah di Jakarta

2 Jumat, 31 Jul 2026, 18:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Anung Ancam Umumkan Perusahaan Nakal Penimbun Sampah di Jakarta Pramono Anung Ancam Umumkan Perusahaan Nakal Penimbun Sampah di Jakarta Doc: Antara
Ket. Pemulung duduk di dekat tumpukan sampah di Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta, Senin (27/7). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penanganan tumpukan sampah yang telah menggunung selama berbulan-bulan di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Penjaringan tersebut selesai dalam 45 hari.

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap mengambil tindakan tegas terhadap pelaku maupun perusahaan yang tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah, termasuk mengumumkan identitas mereka kepada publik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan langkah tersebut akan dilakukan apabila ditemukan adanya praktik penimbunan sampah yang dilakukan pihak di luar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

"Pemerintah DKI Jakarta akan mengambil tindakan dan mengumumkan orang itu atau perusahaan itu," kata Pramono di Blok M Hub, Jakarta, Jumat (31/7), menanggapi penimbunan sampah di kawasan Taman Hutan Kota Penjaringan yang sempat viral di media sosial.

Pramono mengingatkan pelaku usaha, khususnya pengelola hotel, restoran, dan kafe, agar bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan.

Menurut dia, tidak boleh ada pihak yang hanya mengambil keuntungan dari jasa pengangkutan sampah tanpa memastikan sampah tersebut dikelola dengan benar.

"Jangan kemudian mereka hanya mengambil untungnya, mengambil uangnya, tetapi tidak bertanggung jawab terhadap sampahnya," ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan 15 truk pengangkut untuk membersihkan tumpukan sampah di kawasan Penjaringan demi memulihkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Sebelumnya, warga Penjaringan, Jakarta Utara, mengeluhkan tumpukan sampah di Jalan Kepanduan II, tepat di samping Taman Hutan Kota Penjaringan. Tumpukan sampah tersebut sempat menjadi sorotan setelah viral di media sosial karena belum diangkut meski sebelumnya telah dijanjikan akan dibersihkan.

Di sisi lain, Pramono juga mengingatkan jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan pegawai Balai Kota agar menangani persoalan sampah secara serius dan tidak bekerja setengah hati.

"Saya meminta kepada jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Balai Kota untuk persoalan sampah ini jangan setengah hati. Salah satu problem kita adalah mengerjakan sesuatu secara setengah hati," kata Pramono.

Ia menjelaskan, sejak diberlakukannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber, pemerintah rutin menggelar rapat khusus mengenai penanganan sampah setiap pekan.

Menurut Pramono, persoalan sampah merupakan isu yang sangat serius sehingga membutuhkan penanganan secara menyeluruh.

Salah satu strategi yang ditempuh Pemprov DKI Jakarta adalah mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah dengan konsep reduce, reuse, recycle (TPS 3R) guna mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

"Kalau dulu angkut, buang, sekarang menjadi pilah, angkut, olah. TPS 3R Menteng Atas dulunya hanya menjadi tempat penampungan sampah," kata Pramono.

Saat ini, produksi sampah di Jakarta mencapai sekitar 9.000 ton per hari. Sementara itu, setiap TPS 3R baru mampu mengurangi sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang sekitar 25 hingga 50 ton per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Hutan Alas Roban Kebakaran,...
Luar Negeri
Yordania Sita Senjata Api S...
Luar Negeri
Sudan Protes Uni Eropa Paka...
Megapolitan
BMKG Prediksi Hujan Turun d...
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.