Kualitas Udara Sarawak Tembus Level 'Berbahaya' Akibat Kabut Asap, Malaysia Deklarasikan Keadaan Darurat
📅 Sabtu, 05 Sep 2026, 07:32 WIB | Oleh: Tim PenulisKomite Manajemen Bencana Sarawak mengatakan bahwa operasi tersebut juga bertujuan untuk mengisi kembali pasokan air menjelang cuaca yang diperkirakan lebih panas dan kering.
Tingkat kualitas udara terburuk terakhir di Sarawak terjadi pada tahun 2019, ketika API mencatat angka 405. Sementara itu, keadaan darurat kabut asap terakhir di negara bagian ini diumumkan pada September 1997, ketika angka API mencapai puncaknya di angka 860.
Sebelumnya, Semenanjung Malaysia mendeklarasikan keadaan darurat kabut asap pada Juni 2013 di seluruh distrik Muar dan Ledang di Johor setelah pembacaan API di sana melampaui 750 saat itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!