Korea Selatan Pertimbangkan Pengerahan Militer ke Selat Hormuz, Belum Ada Keputusan Resmi
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 17:10 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohBerdasarkan hukum Korea Selatan, pengerahan personel militer ke luar negeri membutuhkan persetujuan Majelis Nasional. Karena itu, keputusan mengenai misi di Selat Hormuz tidak dapat dilakukan hanya melalui keputusan pemerintah tanpa melalui prosedur hukum yang berlaku.
Rencana tersebut juga berpotensi menghadapi tantangan dari sisi dukungan masyarakat. Jajak pendapat Gallup Korea pada Maret menunjukkan 55 persen responden menolak pengiriman kapal perang Korea Selatan ke Selat Hormuz, sedangkan hanya 30 persen yang menyatakan dukungan.
Jika akhirnya disetujui, misi tersebut dapat menjadi pengerahan maritim pertama Korea Selatan di luar Semenanjung Korea sejak unit antiperompakan Cheonghae dikirim ke Teluk Aden pada Maret 2009. Berdasarkan catatan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, unit tersebut hingga kini masih ditempatkan di lepas pantai Somalia sebagai bagian dari upaya keamanan maritim internasional dan perlindungan pelayaran komersial.
Kepentingan ekonomi menjadi salah satu alasan utama Seoul memperhatikan keamanan Selat Hormuz. Korea Selatan diketahui bergantung pada jalur tersebut untuk sekitar 61 persen impor minyak mentah dan 54 persen impor nafta pada tahun lalu.
Meski opsi militer tengah dikaji, pemerintah Korea Selatan hingga kini belum menetapkan keputusan mengenai pengerahan pasukan. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pembahasan pemerintah, kondisi keamanan kawasan, kesiapan militer, serta persetujuan parlemen jika pengerahan benar-benar diputuskan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!