Bukan Pabrik Biasa! Lapas Padang Ternyata Produksi 5.000 Sandal Setiap Bulan
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 05:35 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPADANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mampu memproduksi rata-rata 5.000 pasang sendal hotel dalam satu bulan untuk dipasarkan ke luar.
"Produksi sendal saat ini rata-rata lima ribu pasang setiap bulannya, semuanya adalah hasil tangan warga binaan," kata Kepala Lapas padang Ronaldo Devinci Talesa di Padang, Rabu.
Ia mengatakan produksi sendal adalah kegiatan pembinaan di Lapas Padang yang memiliki nilai bisnis dan prospek besar sejauh ini.
Saat ini sendal buatan "Bang napi" atau warga binaan itu telah dipakai oleh beberapa hotel dan rumah sakit di Padang dan Bukittinggi.
Ia mengatakan Lapas Padang terus berupaya memperluas pasar sendal itu dengan cara menjalin kerja sama bisnis ke pihak hotel atau rumah sakit yang ada di Sumbar.
Menurutnya dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dan bahan baku saat ini, jumlah produksi masih bisa digenjot hingga angka 10.000 pasang per bulannya.
"Untuk itu kami terus menjajaki peluang kerjasama dengan pihak swasta di luar, agar produk sendal Lapas Padang bisa terserap di pasar," katanya.
Ia menyatakan meskipun sendal tersebut adalah buatan warga binaan dalam program pembinaan, kualitas produk yang dihasilkan bisa diadu dengan kompetitor.
Sendal hotel Lapas Padang diklaim memiliki ketebalan dan ketahanan yang lebih baik, sementara harganya lebih murah.
Hasil penjualan akan dibagi kepada 28 narapidana yang terlibat dalam kegiatan pembinaan sendal tersebut sebagai penghasilan, dan sebagiannya menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!