Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Avrist Group Perkuat Sinergi Asuransi, Investasi, dan Dana Pensiun

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 16:53 WIB | Oleh:

Sinergi tersebut ditopang oleh kinerja masing-masing entitas dalam grup. Sebagai perusahaan asuransi jiwa patungan pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1975, Avrist Assurance telah memiliki pengalaman lebih dari lima dekade di industri asuransi.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2026, Avrist Assurance mencatat total aset sebesar Rp5,94 triliun, total ekuitas Rp2,078 triliun, dan laba bersih Rp122,7 miliar. Rasio pencapaian solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) perusahaan mencapai 708,2 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120 persen.

Di sektor asuransi umum, Avrist General Insurance mencatat gross written premium (GWP) Rp239 miliar dan laba bersih Rp6 miliar per Juni 2026. Perusahaan mencatat rasio RBC sebesar 210 persen, juga berada di atas batas minimum regulator.

Sementara itu, Avrist Asset Management memperkuat lini pengelolaan investasi dengan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp3,56 triliun per Juni 2026. Dana tersebut dikelola untuk 57.473 investor ritel dan 135 investor institusional.

Pada lini dana pensiun, DPLK Avrist mencatat total dana kelolaan sebesar Rp1,3 triliun per Juni 2026, meningkat 5,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan mengintegrasikan empat lini bisnis tersebut, Avrist Group berupaya membangun ekosistem jasa keuangan yang mencakup kebutuhan masyarakat mulai dari proteksi, pengelolaan risiko, investasi hingga persiapan masa pensiun.

Menuju One Avrist Ecosystem

Direktur Avrist Assurance Aldi Rinaldi mengatakan kolaborasi menjadi salah satu faktor penting agar Avrist Group dapat terus beradaptasi dengan perubahan industri dan kebutuhan nasabah.

“One Avrist Synergy bukan sekadar menyatukan perusahaan, tetapi menyatukan kekuatan, kompetensi, dan inovasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Aldi.

Menurut dia, penggabungan pengalaman dan kompetensi dari berbagai entitas memungkinkan Avrist Group memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada nasabah.

Tujuan akhirnya adalah membangun One Avrist Ecosystem, yakni ekosistem jasa keuangan yang menghubungkan berbagai keahlian dalam grup untuk menciptakan nilai lebih besar bagi seluruh pemangku kepentingan.

Bagi nasabah, pendekatan tersebut diharapkan membuat kebutuhan finansial yang sebelumnya ditangani melalui berbagai layanan dapat direncanakan secara lebih terintegrasi. Sementara bagi Avrist Group, sinergi antarbisnis menjadi pijakan untuk memperkuat daya saing, meningkatkan efisiensi, serta membuka peluang pertumbuhan baru.

Dengan pengalaman lebih dari lima dekade di industri jasa keuangan, Avrist Group kini mengarahkan kekuatan empat entitasnya untuk membangun layanan yang lebih terhubung, dari perlindungan hingga investasi dan perencanaan masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.