Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat Belum Bisa Dipadamkan, Luas Terdampak Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing Capai 779,4 Hektare

📅 Jumat, 23 Okt 2026, 15:07 WIB | Oleh:
Gawat Belum Bisa Dipadamkan, Luas Terdampak Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing Capai 779,4 Hektare Doc: Antara foto
Ket. Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara Dimyati memberi keterangan pres di Temanggung, Jumat (23/10).

TEMANGGUNG - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing yang meliputi wilayah Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, masih berlangsung hingga Jumat pagi, luas kawasan yang terdampak kebakaran tercatat mencapai 779,4 hektar.

Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kedu Utara Dimyati di Temanggung, Jumat, menyebutkan api yang masih belum padam berada di petak 20-1 wilayah Kabupaten Temanggung dan petak 23 di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Menurut dia, luas area terdampak kebakaran tersebut masih dapat berubah seiring perkembangan kondisi di lapangan. Cuaca kering disertai angin kencang menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman api.

"Kondisi angin yang bertiup kencang membuat pergerakan api berlangsung cepat, sehingga upaya pemadaman yang dilakukan petugas belum mampu mengimbangi penyebaran kebakaran," katanya.

Ia menuturkan, dari sisi vegetasi area yang paling banyak terbakar meliputi sabana dan hutan kemlandingan atau kawasan yang ditumbuhi pohon kemlandingan gunung. Selain itu, api mulai menjangkau sebagian kawasan hutan rimba campuran yang terdiri atas sejumlah jenis pohon, seperti bintamin, puspa, dan akasia.

Seluruh kawasan yang terdampak kebakaran tersebut berstatus sebagai hutan lindung. Sebagian titik kebakaran bahkan ada yang memasuki area tegakan rimba campuran yang memiliki pepohonan berukuran besar.

Terkait opsi pemadaman melalui udara (water bombing) yang sebelumnya didorong oleh Kapolda, hingga saat itu belum ada pelaksanaan. Keputusan mengenai penggunaan metode tersebut masih menunggu ketentuan dan persetujuan dari pihak yang berwenang.

Ia menuturkan, petugas terus memantau perkembangan kebakaran di kawasan Gunung Sumbing.   

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.