Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Catat 12 Juta Pelancong Kunjungi Bandung pada Semester I 2026

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 15:18 WIB | Oleh:
Disbudpar Catat 12 Juta Pelancong Kunjungi Bandung pada Semester I 2026 Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat sekitar 12 juta perjalanan atau pelancong hingga semester I 2026.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan angka tersebut menggunakan pendekatan jumlah perjalanan (travelers), yang cakupannya lebih luas dibandingkan definisi wisatawan dalam penghitungan teknokratik pemerintah.

“Kalau jumlah perjalanan sekarang itu sudah mainnya ke travelers, ke jumlah perjalanan. Itu sudah sampai angka 12 jutaan,” ujar Adi di Balai Kota Bandung, Senin (31/8).

Menurut dia, angka tersebut bahkan terlihat lebih tinggi jika dibandingkan dengan target teknokratik jumlah wisatawan yang ditetapkan Pemkot Bandung. Adi menyebutkan, target teknokratik kunjungan wisatawan tahun ini berada di kisaran 9,6 juta perjalanan.

Namun, definisi wisatawan dalam indikator tersebut lebih spesifik karena berkaitan dengan kunjungan ke objek-objek wisata. Sedangkan konsep travelers memiliki cakupan yang lebih luas. Orang yang melakukan perjalanan ke Bandung tidak selalu datang untuk berwisata, tetapi bisa memiliki berbagai kepentingan.

“Travelers itu mereka yang bepergian. Bisa perjalanan bisnis, bisa perjalanan mungkin ada dinas dari kantor-kantor pemerintahan. Bisa juga orang tua yang sedang mencari anaknya untuk sekolah. Pokoknya berbagai kemungkinan dia melakukan perjalanan,” tutur dia.

Adi mengatakan, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025 juga menunjukkan jumlah perjalanan ke Bandung berada di kisaran 25 juta travelers dalam setahun.

“Tahun 2025 saja dari BPS menyebutkan 25 jutaan. Kalau 2026 selama satu semester 12 jutaan. Jadi memang kelihatannya stabil di angka 25 juta travelers,” kata dia.

Tingginya mobilitas tersebut dinilai tetap memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi Kota Bandung. Sebab, meskipun tidak seluruh travelers datang khusus untuk berwisata, mereka tetap berpotensi melakukan transaksi selama berada di Bandung.

“Mereka tetap spending money di Bandung. Kemudian mungkin juga ada yang menginap di hotel di Bandung dan lain-lain,” ujar Adi.

Karena itu, Disbudpar akan melakukan konsolidasi terhadap berbagai data perjalanan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai mobilitas dan aktivitas wisatawan di Kota Bandung.

Data tersebut selama ini dapat berasal dari berbagai moda transportasi, seperti kereta api, kendaraan yang melewati pintu tol, hingga bus.

Adi menilai pendekatan berbasis travelers menarik untuk dianalisis karena memberikan gambaran yang lebih luas mengenai mobilitas manusia dan potensi dampaknya terhadap perekonomian daerah.

“Angka yang dihitung dari perjalanan yang klasik seperti kereta api, lewat pintu tol, pakai bus, itu kita targetnya di angka hampir 10 jutaan tahun ini. Kita wisatawan. Tapi ternyata kalau travelers jauh lebih banyak,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.