Jakarta, Tiada Hari Tanpa Kebakaran, Hari Ini Api Mengamuk di Cipinang
📅 Senin, 31 Agu 2026, 06:52 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Warga Jakarta mesti sangat waspada, terutama yang bermukim di Kawasan padat. Sebab sepertinya Jakarta tiada hari tanpa kebakaran. Hari ini, sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan kekuatan 65 personel, berhasil mengatasi api yang membakar tiga rumah di pemukiman padat penduduk, Jalan Bekasi Timur 6 RT 03/11 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (3/8) sore.
Kepala Seksi Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan, kebakaran ini terjadi saat warga berada di dalam rumah, Mendadak dari salah satu rumah mengeluarkan asap tebal disusul dengan kobaran api. Warga sekitar berupaya memadamkan kobaran api tersebut namun tak berhasil.
"Warga melihat api sudah membesar dan berupaya memadamkannya, namun tak berhasil," kata Wahid. Proses pemadaman berlangsung sekitar 50 menit dan dinyatakan selesai pukul 18.30 atau sekitar 90 menit setelah kejadian awal pukul 17.00.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kejadian ini, enam KK atau 15 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya.
Lurah Cipinang Besar Utara, Andi Agung Yasser mengatakan, saat ini para penyintas kebakaran mengungsi di rumah saudaranya masing-masing yang tak jauh dari lokasi kejadian.
Menurut Andi Agung, pihaknya juga menyiapkan lokasi pengungsian di Gedung Sasana Krida dan Karang Taruna (SKKT) jika warga membutuhkannya.
"Kami sudah mengajukan permohonan bantuan ke Sudin Sosial, BPBD, Baznas Bazis dan PMI Kota Jakarta Timur, untuk meringankan beban warga terdampak kebakaran," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Penjaringan
Sementara itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menaksir kerugian akibat kebakaran bedeng proyek di Jalan Pantai Indah Utara 3, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu siang, mencapai Rp200 juta.
“Kebakaran ini diduga terjadi akibat korsleting listrik yang memicu penyalaan api hingga menyebabkan kebakaran,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
Gatot menjelaskan kronologi kebakaran berdasarkan keterangan saksi berawal saat karyawan sedang beristirahat di kawasan proyek.
Kantor proyek yang terbuat dari peti kemas bekas tiba-tiba terbakar dan besarnya api merambat ke kontainer gudang logistik yang berisi peralatan listrik.
“Situasi makin panik karena lokasi berdekatan dengan RS PIK (Pantai Indah Kapuk) sehingga petugas rumah sakit ikut membantu damkar memadamkan api,” kata Gatot.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!