Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

14 Desa Wisata Sumba Timur Didorong Go Digital, Peluang Usaha Warga Makin Terbuka.

📅 Senin, 31 Agu 2026, 12:42 WIB | Oleh:
14 Desa Wisata Sumba Timur Didorong Go Digital, Peluang Usaha Warga Makin Terbuka. Doc: Antara Foto
Ket. Bukit Tanarara menjadi salah satu andalan destinasi wisata ikonik di Kabupaten Sumba Timur, Pulau Sumba, NTT.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, memperluas pemasaran 14 desa wisata melalui promosi digital di media sosial untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur Yudi Umbu Rawambaku dihubungi dari Kupang, Senin, mengatakan promosi digital menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan potensi desa wisata kepada wisatawan secara lebih luas.

"Media sosial menjadi sarana penting untuk memperkenalkan keindahan alam, tradisi, budaya dan berbagai potensi yang dimiliki desa wisata di Sumba Timur," katanya.

Hal itu disampaikan berkaitan dengan upaya Pemkab Sumba Timur mengembangkan dan mempromosikan 14 desa wisata melalui pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan informasi kepada wisatawan.

Ia menjelaskan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memanfaatkan sejumlah platform digital, seperti Instagram, Facebook dan TikTok, untuk mempromosikan daya tarik desa wisata melalui foto, video pendek, serta informasi mengenai kegiatan dan potensi lokal.

Menurut dia, penggunaan Instagram dan TikTok diarahkan untuk menampilkan visual destinasi, tradisi, serta kehidupan masyarakat, sedangkan Facebook dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi publik dan agenda kegiatan budaya.

"Melalui promosi digital, masyarakat dari luar Sumba Timur dapat lebih mudah mengenali potensi desa wisata yang sebelumnya belum banyak diketahui," ujarnya.

Ia mengatakan Kabupaten Sumba Timur memiliki 14 desa wisata yang tersebar di sejumlah wilayah dengan tiga klasifikasi, yakni desa wisata alam atau agrowisata, desa wisata budaya dan desa wisata bahari.

Ke-14 desa wisata tersebut meliputi Lainjanji, Kaliuda, Rende, Watuhadang, Hawurut, Mondu, Praimadita, Tarimbang, Tandula Jangga, Lambanapu, Pariliu, Maulumbi, Kadumbul dan Pambota Njara.

Yudi mengatakan keberadaan desa wisata tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Sumba Timur yang dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Menurut dia, tradisi masyarakat adat, kerajinan tenun, kehidupan budaya, serta ritual penghayat kepercayaan Marapu merupakan bagian dari kekayaan lokal yang dapat diperkenalkan sebagai daya tarik wisata dengan tetap menjaga nilai dan kearifan masyarakat setempat.

"Potensi alam dan budaya yang dimiliki desa perlu dikemas menjadi informasi dan produk wisata yang menarik sehingga wisatawan memiliki alasan untuk berkunjung dan tinggal lebih lama," katanya.

Ia menambahkan promosi desa wisata juga dapat terintegrasi dengan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), seperti kuliner, kerajinan dan cenderamata, sehingga aktivitas pariwisata turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

"Ketika desa wisata semakin dikenal, produk masyarakat juga memiliki peluang untuk ikut dipasarkan dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
"Spider-Man" Untung Besar d...
Daerah
Jambi Belajar dari Jakarta ...
Megapolitan
Ormas Terlibat Kerusuhan Su...
Advertisement
Tutup Muktamar NU, Prabowo Ungkap Kalau Indonesia Tolak Pinjaman IMF karena Masih Mampu

Tutup Muktamar NU, Prabowo Ungkap Kalau Indonesia Tolak Pinjaman IMF karena Masih Mampu

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.