Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kabut Asap Lintas Batas, KLH Masif Tangani Karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

📅 Senin, 31 Agu 2026, 11:40 WIB | Oleh:
Cegah Kabut Asap Lintas Batas, KLH Masif Tangani Karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Manggala Agni Daops Bukit Tempurung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut Desa Pandan Sejahtera, Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (25/8/2026). Hingga Selasa (25/8) atau memasuki hari ketiga kebakaran, Manggala Agni Daops Bukit Tempurung dan tim gabungan masih mengupayakan pemadaman di lahan gambut yang telah ditanami

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memastikan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan dan Sumatera terus dilakukan secara masif untuk mencegah kabut asap lintas batas.

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Rizal Irawan dalam pernyataan diterima di Jakarta, Senin, menyatakan bahwa penanganan karhutla dilakukan secara masif melalui operasi darat dan udara.

"Sampai saat ini, beberapa saudara kita di wilayah Kalimantan dan Sumatera dalam kondisi menghadapi kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan kualitas udara. Operasi udara melibatkan puluhan helikopter dan pesawat yang dikerahkan untuk water bombing dan modifikasi cuaca, sedangkan operasi darat didukung ribuan personel gabungan yang siaga 24 jam di titik-titik rawan," ujar Rizal Irawan.

Selain upaya pemadaman di dalam negeri, langkah penanganan juga menjangkau level kawasan regional untuk mencegah krisis asap lintas negara.

"Langkah kita juga menjangkau level kawasan. Hasil dari ministerial meeting dan technical working group terkait transboundary haze pollution di Bali pada bulan Juli lalu, bersama negara-negara tetangga, kita memantau arah angin dan trayektori asap untuk mencegah krisis transboundary haze atau polusi asap lintas batas secara ilmiah dan transparan berdasarkan peta BMKG," tambah Rizal.

Langkah terpadu itu memperlihatkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya menanggulangi karhutla di tingkat lokal, tetapi juga menjaga stabilitas kualitas udara regional.

Melalui sinergi antara operasi lapangan dan pemantauan lintas batas, diharapkan potensi krisis asap dapat ditekan sedini mungkin demi melindungi kesehatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.