Jalan Menuju Pilgub Jatim Makin Lebar: Aklamasi, Emil Dardak Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim
📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 20:09 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSURABAYA — Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Demokrat Jawa Timur, di Surabaya (29/8), secara aklamasi memutuskan untuk mengusung Emil Elestianto Dardak menjadi satu-satunya calon Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031.
Posisi tersebut menempatkan wakil gubernur jawa timur tersebut sebagai figur utama Demokrat Jatim untuk lima tahun ke depan. Periode kepengurusan baru itu juga akan mencakup tahapan menuju Pemilu 2029 dan Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029.
Hasil Musda VI selanjutnya dikirimkan kepada DPP Partai Demokrat untuk diproses sesuai mekanisme partai. Emil akan menjadi Ketua Formatur apabila nantinya ditetapkan sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim.
"Untuk formatur yang disepakati di dalam Musda adalah komponen atau unsur, yaitu ada unsur dari DPP, ada unsur dari DPD demisioner, dan ada perwakilan dari DPC," kata Emil usai musda.
Menurut Emil, hasil Musda telah langsung dikirimkan ke DPP pada hari pelaksanaan Musda. Selanjutnya, BPOKK (Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) DPP Demokrat akan menyampaikan hasil tersebut kepada Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat.
Selain posisi strategis Emil di Demokrat Jatim, perhatian politik juga tertuju pada hubungannya dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Keduanya saat ini kembali menjadi pasangan kepala daerah Jawa Timur untuk periode 2025-2030.
Emil ditanya mengenai dukungan Khofifah terhadap dirinya di Jawa Timur. Ia tidak secara eksplisit menyebut dukungan untuk pencalonan politik tertentu, termasuk Pilgub Jatim 2029.
Emil justru menegaskan bahwa dirinya dan Khofifah masih berada dalam satu tim di bawah kepemimpinan Khofifah.
"Bu Khofifah dan saya, kami adalah satu tim ya di bawah kepemimpinan beliau yang sangat mensyukuri kepercayaan-kepercayaan yang beliau berikan," ujar Emil.
Ia mengatakan pernyataan dan kepercayaan yang diberikan Khofifah menjadi dorongan baginya untuk meningkatkan kinerja dalam pemerintahan Jawa Timur.
"Saya rasa apa pun yang disampaikan Bu Khofifah menjadi sebuah pemicu, pemacu bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi dalam mendukung kepemimpinan beliau agar beliau bisa sukses memimpin Jawa Timur," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Emil baru saja mendapatkan dukungan sebagai calon tunggal Ketua DPD Demokrat Jatim. Dengan posisi tersebut, Emil berpotensi memiliki peran lebih besar dalam menentukan arah konsolidasi dan strategi politik Demokrat di Jawa Timur menuju Pemilu 2029.
Namun, belum ada keputusan resmi mengenai pencalonan Emil dalam Pilgub Jatim 2029 maupun mengenai dukungan Khofifah terhadap dirinya untuk kontestasi tersebut.
Untuk saat ini, Emil menyebut fokusnya adalah menjalankan amanah di pemerintahan sekaligus memperkuat Demokrat Jawa Timur. Ia menargetkan kader Demokrat dapat memperoleh kursi DPR RI dari setiap daerah pemilihan di Jawa Timur pada pemilu mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!