Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Bali Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Luasan Dampak Kemarau

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Bali Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Luasan Dampak Kemarau Doc: Antara
Ket. Dokumen BPBD Bali tangani bencana kebakaran di tengah musim kemarau, Denpasar, Sabtu (29/8/2026).

Denpasar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan di seluruh wilayah untuk menghadapi meluasnya dampak musim kemarau 2026 yang mengakibatkan kekeringan hingga memicu kebakaran hutan dan lahan.

"Kondisi musim kemarau tahun ini perlu menjadi perhatian bersama, berdasarkan perkiraan BMKG musim kemarau 2026 berlangsung lebih panjang, lebih kering, serta disertai suhu yang relatif lebih tinggi dari normal, sehingga meningkatkan potensi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta kebakaran permukiman," kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Teja Bhusana di Denpasar, Sabtu.

Berdasarkan pemantauan BPBD Bali periode 11 April hingga 28 Agustus 2026, bencana kekeringan tercatat telah berdampak terhadap 529 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 14 desa/kelurahan pada tiga kabupaten, yakni Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.

Di Kabupaten Buleleng, wilayah terdampak meliputi Desa Sinabun, Desa Madenan, dan Desa Menyali.

Sementara di Kabupaten Jembrana melanda Kelurahan Pendem, Desa Asahduren, Desa Pergung, Kelurahan Bale Agung, Desa Berangbang, Desa Yeh Embang Kauh, Desa Tukadaya, serta Desa Manistutu.

Adapun di Kabupaten Karangasem, kekeringan melanda Desa Baturinggit, Desa Tianyar Timur, dan Desa Tianyar.

Gede Teja menjelaskan bahwa BPBD Bali bersama pemerintah kabupaten/kota merespons kondisi tersebut secara cepat melalui penanganan krisis air bersih.

Hingga periode pelaporan 28 Agustus, total sebanyak 611.200 liter air bersih telah disalurkan kepada warga terdampak.

Rinciannya, distribusi air bersih terbesar dilakukan di Kabupaten Jembrana sebanyak 356.200 liter, disusul Kabupaten Buleleng sebanyak 190.000 liter, dan Kabupaten Karangasem sebanyak 65.000 liter.

Selain menanggulangi krisis air, BPBD Bali juga memperketat pengawasan terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta fasilitas pengelolaan sampah akibat kondisi yang sangat kering.

Ia mencatat peristiwa karhutla dengan luasan signifikan telah terjadi di beberapa lokasi, yaitu di Buleleng yang melanda Kecamatan Gerokgak setinggi sekitar 91,52 hektare dan Kecamatan Seririt sekitar 5 hektare.

Di Kabupaten Klungkung, kebakaran di tengah musim kemarau juga telah menghanguskan sekitar 15 hektare kawasan hutan di Kecamatan Nusa Penida dan 2 hektare lahan kosong di Kecamatan Gunaksa.

Sementara itu, di Kabupaten Karangasem kebakaran melanda sekitar 5 hektare lahan pertanian dan lahan kosong di Kecamatan Kubu serta 2 hektare lahan kosong di Kecamatan Abang.

Di Kabupaten Jembrana, kebakaran lahan kosong terjadi di Desa Pekutatan sekitar 1,5 hektare, sedangkan di Kabupaten Bangli kebakaran hutan melanda Kecamatan Kintamani seluas 1,33 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Daerah
Pemkot Bandung Dorong Inves...
Daerah
Menbud Usulkan Bekas Gedung...
Daerah
Pemkot Bandung: Program Pad...

Pemkot Bandung: Harga Pangan Relatif Aman

6 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung: Harga Panga...
Daerah
Wali Kota: 143 Ribu Warga B...
Advertisement
Ada Hadiah Rp5 Juta! Gubernur Kalteng Ajak Warga Laporkan Pelaku Karhutla di Kotim.

Ada Hadiah Rp5 Juta! Gubernur Kalteng Ajak Warga Laporkan Pelaku Karhutla di Kotim.

29 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.