Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT PII dan Kampus Bisnis Umar Usman Dampingi 15 UMKM Situbondo

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh:
PT PII dan Kampus Bisnis Umar Usman Dampingi 15 UMKM Situbondo Doc: Istimewa
Ket. PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII bersama Kampus Bisnis Umar Usman memulai Program Inkubasi Usaha PIIdaya UMKM Situbondo 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat pengelolaan bisnis, serta membuka akses pasar dan jejaring bagi pelaku UMKM.

JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII bersama Kampus Bisnis Umar Usman memulai Program Inkubasi Usaha PIIdaya UMKM Situbondo 2026. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat pengelolaan bisnis, serta membuka akses pasar dan jejaring bagi pelaku UMKM.

Program PIIdaya UMKM Situbondo dimulai melalui kegiatan kick off yang digelar pada Rabu, 2 September 2026, di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo. Sebanyak 15 pelaku UMKM terpilih mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan dalam program tersebut.

Program ini menyasar pelaku UMKM di Jawa Timur, khususnya wilayah sekitar Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi yang memperoleh dukungan penjaminan dari PT PII. Melalui program tersebut, PT PII mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha lokal agar dapat mengembangkan bisnis sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi di wilayah sekitar proyek.

Dalam pelaksanaannya, PT PII bekerja sama dengan Kampus Bisnis Umar Usman dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo. Peserta tidak hanya memperoleh pelatihan, tetapi juga pendampingan untuk memahami kondisi bisnis, menyusun perencanaan, menentukan strategi, dan mengembangkan usaha secara lebih terarah.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo Drs. Prio Andoko, M.Si. mengatakan pelaku UMKM perlu memiliki indikator yang jelas untuk mengukur perkembangan usahanya. Menurutnya, ukuran tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan usaha dan akses pasar, tetapi juga perlindungan sosial bagi pelaku UMKM.

"UMKM perlu memiliki ukuran yang jelas untuk melihat apakah usahanya mengalami perkembangan dan naik kelas. Selain peningkatan usaha dan akses pasar, perlindungan sosial juga menjadi bagian penting agar pelaku UMKM dapat menjalankan usahanya dengan lebih aman dan berkelanjutan," kata Prio.

Sementara itu, Division Head of Corporate Secretary and Communication PT PII Rian Ditha Prasetianti mengatakan PIIdaya merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang terus dikembangkan perusahaan sejak 2021. Program tersebut diarahkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha sekaligus memperluas akses pasar dan jejaring.

"Melalui PIIdaya, kami ingin mendorong pelaku UMKM untuk memiliki kapasitas dan pengelolaan usaha yang semakin baik, mampu memperluas akses pasar dan jejaring, serta semakin siap untuk berkembang dan naik kelas. Pendampingan menjadi penting agar peningkatan kapasitas yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengembangan usaha masing-masing," ujar Ditha.

Ditha menjelaskan pelaksanaan PIIdaya di Situbondo juga menjadi bagian dari komitmen PT PII untuk memperluas manfaat pembangunan infrastruktur kepada masyarakat di sekitar proyek. Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi salah satu upaya agar masyarakat dapat menangkap peluang ekonomi yang muncul di wilayah tersebut.

"PT PII memberikan penjaminan pada Proyek Tol Probowangi sebagai bagian dari mandat perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Melalui program TJSL, kami juga mendorong penguatan kapasitas masyarakat di sekitar proyek, khususnya pelaku UMKM, agar dapat terus mengembangkan usahanya dan menangkap peluang ekonomi di wilayah tersebut," tambah Ditha.

Direktur Kampus Bisnis Umar Usman Rendika Rezky mengatakan proses inkubasi usaha tidak hanya berfokus pada pembangunan bisnis. Menurutnya, peningkatan kapasitas orang yang menjalankan bisnis menjadi bagian penting sebelum pelaku usaha mengembangkan bisnisnya lebih jauh.

"Pelatihan dan pendampingan menjadi penting karena membangun kapasitas diri jauh lebih penting sebelum membangun bisnis. Ketika kapasitas pelakunya bertumbuh, maka kemampuan bisnisnya juga akan memiliki fondasi yang lebih kuat," ujar Rendika.

Rendika juga menekankan pentingnya perencanaan sebagai modal awal dalam menjalankan usaha. Pelaku UMKM perlu memahami kondisi bisnis, menentukan arah pengembangan, menyusun strategi, dan mengambil keputusan berdasarkan perencanaan yang jelas.

Kegiatan kick off turut dihadiri Kepala Bidang Usaha Mikro Diskoperindag Situbondo Moh. Riza Pahlevi, S.H., fasilitator dan pendamping UMKM PIIdaya UMKM Shokhibul Mighfar, S.Ag., M.Pd. I.A., pendamping UMKM PIIdaya UMKM Akhlis Munazilin, S.Kom., M.T., serta Koordinator Lapangan Program PIIdaya UMKM Nurul Hidayah, M.Pd. Turut hadir Kepala Unit Dompet Dhuafa Banyuwangi Achmad Efendi dan 15 peserta Program Inkubasi Wirausaha Situbondo 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...

Korut Tembakkan Proyektil Tak Dikenal ke Laut Timur

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Korut Tembakkan Proyektil T...
Luar Negeri
Serangan Drone Besar-Besara...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.