Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Bongkar Operasi Peretasan Tiongkok, NASA hingga Senat Jadi Sasaran

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS Bongkar Operasi Peretasan Tiongkok, NASA hingga Senat Jadi Sasaran Doc: AFP/Alex Wong/Getty Images
Ket. Jaksa Agung AS Todd Blanche saat konferensi pers di Departemen Kehakiman di Washington, DC.

Washington - Amerika Serikat (AS), Rabu (26/8), mengatakan telah menggagalkan upaya penyusupan komputer yang diduga dilakukan kelompok peretas yang disponsori pemerintah Tiongkok. Sejumlah lembaga AS, termasuk Lembaga Penerbangan dan Antariksa (NASA), Federal Reserve, dan Senat AS, disebut menjadi sasaran.

Dikutip dari Antara, Departemen Kehakiman AS (DOJ) bersama Biro Investigasi Federal (FBI) mengumumkan penyitaan sejumlah domain internet yang diduga digunakan untuk menyerang infrastruktur penting AS serta jaringan sensitif lainnya.

Mengutip dokumen pengadilan federal di California yang telah dibuka untuk publik, DOJ dan FBI mengatakan domain yang digunakan sebagai platform peretasan, dikenal sebagai "QScan" dan "QTRouter", dioperasikan kelompok bernama "QTFY" yang diduga disponsori pemerintah Tiongkok.

Kelompok tersebut disebut dipekerjakan oleh Nanjing Xinjiuwei Network Technology Co., perusahaan berbasis di Tiongkok yang menurut FBI menjalankan aktivitas siber berbahaya untuk pemerintah Tiongkok.

Jaksa Agung AS Todd Blanche mengatakan penyitaan domain tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membongkar aktivitas peretasan yang diduga disponsori Tiongkok.

"Operasi teknis terbaru dalam serangkaian upaya untuk membongkar aktivitas peretasan tanpa pandang bulu yang disponsori oleh Republik Rakyat Tiongkok," kata Blanche.

DOJ tidak merinci dampak yang ditimbulkan terhadap lembaga-lembaga yang menjadi sasaran, termasuk National Institutes of Health (NIH), Departemen Energi, serta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS). Sejumlah perusahaan AS dan Korea Selatan juga disebut menjadi target.

Menurut pemerintah AS, kelompok QTFY dibentuk pada 2018 dan berafiliasi dengan Nanjing Xinjiuwei Network Technology Co. Perusahaan tersebut disebut menjalankan operasi siber terkait Tiongkok serta memiliki hubungan bisnis dengan sejumlah unit Kementerian Keamanan Negara Tiongkok.

PLA Terlibat

Menurut afidavit DOJ, anggota QTFY termasuk mantan anggota Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA). Mereka diduga memanfaatkan hubungan yang dimiliki selama berada di PLA "untuk mendapatkan kontrak dan subkontrak yang mendukung operasi siber ofensif."

Para pelaku QTFY tersebut diduga bekerja untuk Nanjing Xinjiuwei Network Technology Co., yang menurut FBI "melakukan aktivitas siber berbahaya" untuk pemerintah Tiongkok.

Namun, afidavit tersebut menyebutkan tidak seluruh upaya penyusupan berhasil.

Pada Agustus 2019, misalnya, kelompok tersebut gagal membobol server NASA dengan mengeksploitasi kerentanan pada jaringan privat virtual (virtual private network/VPN) milik badan antariksa tersebut.

Pada September 2024, pelaku QTFY melakukan penyusupan komputer terhadap tiga laboratorium Departemen Energi AS yang tidak disebutkan namanya, NIH, sebuah badan di bawah HHS, serta satu produsen perangkat keamanan AS yang identitasnya tidak diungkapkan.

Upaya lainnya dijelaskan dalam advisori keamanan siber bersama yang disusun FBI, Badan Keamanan Nasional AS (NSA), dan Cyber National Mission Force dari Komando Siber AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Nasional
BI Harus Dorong Ekonomi Tum...
Luar Negeri
PBB: Lebih dari Separuh Tan...
Olahraga
Zverev Dapat Peluang Emas d...
Olahraga
Serena dan Venus Williams D...

Pelawak Topan Ketoprak Humor Meninggal Dunia di Malang

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pelawak Topan Ketoprak Humo...
Aksi di Depan DPR Berujung Kerusakan, Polda Metro Jaya Mulai Pendataan

Aksi di Depan DPR Berujung Kerusakan, Polda Metro Jaya Mulai Pendataan

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.