Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon, ESGIN dan ASPEBINDO Jalin Kolaborasi Strategis
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi4. Akses Pembiayaan & Pasar: Menghubungkan proyek dengan perbankan, investor institusional, climate funds, dan pembeli unit karbon.
“Di balik setiap unit karbon harus ada aktivitas mitigasi nyata, data terverifikasi, dan dampak lingkungan yang akuntabel. Sekaligus harus menciptakan nilai ekonomi bagi pemilik proyek, daerah, dan masyarakat,” lanjut Yayang.
Manfaat untuk Daerah dan Industri
ASPEBINDO menilai perdagangan karbon adalah peluang ekonomi baru bagi anggotanya. Kolaborasi ini diharapkan membantu industri menangkap peluang dekarbonisasi dan mengubahnya menjadi aset ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fokus lainnya adalah memastikan manfaat ekonomi kembali ke daerah. Proyek karbon ditargetkan membuka lapangan kerja baru, investasi hijau, transfer teknologi, dan pendapatan bagi pemerintah daerah serta masyarakat.
“Pendekatan kita: mengubah carbon project dari environmental initiative menjadi investable climate infrastructure,” tutup Yayang.
ASPEBINDO Bioenergy Business Summit 2026 sendiri mengusung tema “Accelerating Indonesia’s Bioenergy Ecosystem Towards Energy Security and Green Economic Growth” dengan pembahasan B50, bioetanol, biomassa, Waste-to-Energy, Biogas-Bio CNG, hingga pasar karbon.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!