Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:

Materi Knightfall aslinya sangat besar dan melibatkan banyak judul komik serta karakter. Mengubah keseluruhan saga menjadi tiga film memang memungkinkan, tetapi Part 1 terasa harus berlari mengejar materinya sendiri.

Beberapa karakter hanya muncul sebentar. Latar belakang Azrael juga tidak mendapat eksplorasi sebanyak yang seharusnya. Bahkan hubungan tertentu antara Bane dan Batman yang penting dalam cerita aslinya terasa terlalu cepat. 

Akibatnya, film ini kemungkinan akan lebih memuaskan bagi pembaca komik lama dibanding penonton yang sama sekali belum mengenal Knightfall.

Dan karena ini baru bagian pertama, penonton memang harus menerima bahwa film berakhir ketika cerita sedang memasuki titik yang sangat penting.

Verdict

Batman: Knightfall Part 1 – Knightfall adalah pembuka trilogi yang kuat, gelap, brutal, tetapi belum sepenuhnya memuaskan sebagai film mandiri.

Kelebihannya ada pada Bane yang sangat kuat, voice acting yang solid, atmosfer Gotham yang gelap, aksi brutal, serta penggambaran Batman yang semakin terkuras. Kekurangannya terutama pada pacing awal dan terlalu banyak materi yang harus dipadatkan ke dalam 79 menit.

Yang paling penting, film ini berhasil membuat kita ingin melihat apa yang terjadi setelah Batman akhirnya jatuh.

Beberapa kritikus memberikan nilai tinggi—IGN memberi 9/10, sementara Mama's Geeky memberi 7/10—menunjukkan bahwa respons terhadap film ini cukup positif meski ada kritik terhadap pacing dan format triloginya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...

WTA Finals Digelar di Charlotte Amerika Serikat Mulai 2027

55 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
WTA Finals Digelar di Charl...

Djokovic Kembali ke China Open Setelah Absen 11 Tahun

58 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Djokovic Kembali ke China O...

Joao Pedro Absen Bela Brasil karena Cedera

1 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Joao Pedro Absen Bela Brasi...

Masa depan Magneto dalam Jagat X-Men MCU Terancam?

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Masa depan Magneto dalam Ja...
Daerah
Perempuan Lansia Meninggal ...
Advertisement
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.