La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan
Senin, 24 Agu 2026, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraBarcelona masih mencari penyerang tengah baru setelah Atletico Madrid menolak tawaran mereka untuk mendapatkan Julian Alvarez.
Namun, Raphinha tidak mempersoalkan posisi tersebut setelah dipercaya menjadi nomor sembilan.
"Saya serahkan soal itu kepada presiden," kata Raphinha ketika ditanya apakah Barcelona membutuhkan penyerang tengah baru.
"Saya nyaman bermain di mana pun di lapangan."
Penampilan Barcelona juga memberikan optimisme tersendiri karena pertahanan garis tinggi yang diterapkan Flick memang masih beberapa kali memperlihatkan kelemahannya. Namun, kiper Joan Garcia tampil cukup tenang dan mampu menjaga gawangnya tetap bersih.
Di Madrid, Atletico harus puas berbagi angka dengan Villarreal dalam pertandingan yang berlangsung penuh drama.
Atletico sebenarnya tertinggal setelah Villarreal mencetak dua gol penalti, masing-masing melalui Gerard Moreno dan Georges Mikautadze. Namun, Giuliano Simeone akhirnya menyelamatkan tuan rumah.
Marc Pubill lebih dulu membawa Atletico unggul pada menit ke-59 melalui tembakan jarak jauh yang melengkung indah ke pojok atas gawang.
Villarreal kemudian menyamakan kedudukan lewat penalti Moreno setelah Morten Hjulmand melakukan pelanggaran terhadap Tajon Buchanan.
Pelatih Diego Simeone kemudian memasukkan Julian Alvarez pada babak kedua. Namun, keputusan itu justru disambut cemoohan suporter Atletico.
Nama Alvarez bahkan mendapat sorakan negatif ketika diumumkan oleh pengeras suara stadion. Situasi tersebut berkaitan dengan kabar mengenai keinginan sang pemain meninggalkan Atletico pada musim panas, di tengah ketertarikan Barcelona dan Real Madrid.
Alvarez juga menjadi sasaran kekecewaan ketika berjalan sendirian menuju lorong stadion setelah pertandingan, sementara rekan-rekannya masih berada di lapangan untuk menyapa suporter.
"Ini bukan keputusan Julian, melainkan keputusan klub," kata Diego Simeone.
Kiper Atletico, Jan Oblak, juga meminta suporter tetap memberikan dukungan kepada pemain Argentina tersebut.
"Kami semua harus bersatu. Julian bersama kami di dalam tim. Selama dia di sini, kami akan mendukungnya. Ini situasi yang tidak nyaman bagi siapa pun. Saya berharap masalah ini terselesaikan dan pada akhir musim semua orang bahagia," ujar Oblak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!