Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Ancam Sanksi Bank Asing yang Masih Bertransaksi dengan Iran

28 Rabu, 07 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
AS Ancam Sanksi Bank Asing yang Masih Bertransaksi dengan Iran AS Ancam Sanksi Bank Asing yang Masih Bertransaksi dengan Iran Doc: afp
Ket. Amerika Serikat (AS) memperingatkan lembaga keuangan asing bahwa mereka dapat dikenai sanksi oleh Washington jika melakukan transaksi dengan Iran

Washington DC - Amerika Serikat (AS) memperingatkan lembaga keuangan asing bahwa mereka dapat dikenai sanksi oleh Washington jika melakukan transaksi dengan Iran atau lembaga perbankan negara tersebut yang telah dikenai sanksi.

"Lembaga keuangan asing yang terus bertransaksi dengan lembaga keuangan Iran yang dikenai sanksi dapat menjadi sasaran kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya dan harus segera mengambil tindakan untuk mengakhiri aktivitas dan hubungan tersebut," kata Departemen Keuangan AS dalam pernyataan "peringatan".

Dilansir dari AFP pada Selasa (6/10), peringatan tersebut dikeluarkan di tengah meningkatnya tekanan Washington untuk mengisolasi Iran secara ekonomi sejak akhir Agustus. AS memperingatkan negara-negara sekutunya bahwa mereka dapat dikenai sanksi sekunder jika terus melakukan transaksi dengan pemerintah Iran.

Departemen Keuangan AS juga telah mengumumkan serangkaian sanksi baru sebagai bagian dari upaya tersebut, yang menyasar sektor keuangan, mata uang kripto, perkeretaapian, otomotif, dan manufaktur Iran.

Departemen Keuangan AS sebelumnya juga mengambil tindakan terhadap dua bank, masing-masing berbasis di Uni Emirat Arab dan Turki, atas dugaan membantu pemerintah Iran.

Dalam pernyataan pada Senin, Departemen Keuangan AS mengatakan pemerintah Iran mengoperasikan saluran yang disebut "perbankan bayangan" untuk menghindari sanksi Washington. Karena itu, lembaga keuangan asing diminta meningkatkan upaya untuk mengidentifikasi dan menghindari aktivitas tersebut.

AS melancarkan perang terhadap Iran pada akhir Februari, menewaskan pemimpin negara tersebut dan menuntut Teheran menghentikan seluruh aktivitas terkait program nuklirnya.

Konflik tersebut telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam kekerasan. Tindakan pembalasan Teheran menargetkan sekutu Washington di kawasan Teluk dan mendorong lonjakan harga energi serta pupuk global setelah secara praktis mengganggu jalur perdagangan utama.

Tekanan ekonomi terhadap Iran diperkirakan akan terus meningkat seiring Washington memperluas penerapan sanksi sekunder untuk membatasi akses Teheran terhadap sistem keuangan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Nasional
Tak Cukup Publikasi, Riset ...
Luar Negeri
Russia-Ukraina Berlakukan G...
Luar Negeri
Utusan Asean Kunjungi Myanm...
Megapolitan
Pemprov Antisipasi Kegagala...
Megapolitan
Jaminan Kesehatan, Pengelol...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.