Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 11:51 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain memenuhi kebutuhan selama masa tanggap darurat, Gubernur Melki meminta proses pendataan kerusakan mulai dilakukan sejak sekarang.

Menurut dia, data kerusakan memang masih bersifat dinamis karena aktivitas gempa masih berlangsung. Namun, pendataan tetap harus dimulai agar pemerintah memiliki gambaran awal mengenai kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Mulai sekarang harus didata, meskipun datanya masih akan dinamis karena masih ada gempa susulan. Rumah masyarakat harus didata, termasuk sarana dan prasarana publik lainnya seperti kantor, pustu, jembatan, dan fasilitas umum lainnya," katanya.

Gubernur juga menjelaskan bahwa setelah masa tanggap darurat berakhir, penanganan akan memasuki tahap perbaikan dan pemulihan.

Untuk rumah masyarakat, pemerintah menyiapkan skema bantuan berdasarkan tingkat kerusakan, yakni sekitar Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp70 juta untuk kerusakan berat.

“Setelah masa tanggap darurat, kita akan masuk ke tahap perbaikan. Karena itu pendataan harus dimulai dari sekarang,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa pekerjaan besar pemerintah tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi untuk memulihkan kehidupan masyarakat serta fasilitas publik yang terdampak.

Pemerintah Provinsi NTT sejak awal terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Flores.

Menurut dia, komitmen pemerintah provinsi adalah memastikan dukungan pemerintah pusat dapat diteruskan secara penuh kepada daerah dan masyarakat yang terdampak.

“Dengan komitmen kita bersama, saya pastikan tugas saya adalah memastikan seluruh dukungan dari pusat bisa penuh sampai ke daerah," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 13:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 13:58 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 13:59 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.