Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memperkuat Kapasitas Kader Posyandu untuk Melayani Semua Usia

📅 Kamis, 22 Okt 2026, 21:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memperkuat Kapasitas Kader Posyandu untuk Melayani Semua Usia Doc: Antara
Ket. Dinkes Kalsel menggelar orientasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (22/10/2026).

Banjarmasin - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat kapasitas kader pos pelayanan terpadu (posyandu) melalui orientasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, agar mampu mendukung pelayanan dasar bagi seluruh kelompok usia mulai dari ibu hamil hingga lanjut usia.

Kepala Dinkes Kalsel Diauddin di Banjarmasin, Kamis, mengatakan posyandu merupakan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan yang berperan strategis dalam mendekatkan pelayanan sosial dasar kepada masyarakat, sehingga penguatan kapasitas kader penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Posyandu kini tidak hanya melayani bayi dan balita, tetapi juga mencakup ibu hamil dan menyusui, anak usia sekolah dan remaja, kelompok usia produktif, hingga lanjut usia melalui pendekatan pelayanan berdasarkan siklus kehidupan,” ujarnya.

Menurut dia, perluasan sasaran tersebut menuntut kader memahami tugas dan fungsi posyandu secara menyeluruh agar mampu mendukung pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat, sekaligus membantu memastikan program kesehatan menjangkau warga pada setiap tahapan kehidupan secara berkesinambungan.

Seiring perkembangan kebijakan nasional, Diaddin menyebutkan posyandu juga mendukung pelayanan pada lima bidang Standar Pelayanan Minimal selain kesehatan, yakni pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial, sehingga kapasitas kader perlu disesuaikan dengan perluasan peran tersebut.

“Kader posyandu tidak sekadar membantu pelaksanaan kegiatan pelayanan, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dan agen perubahan perilaku hidup bersih dan sehat yang berperan penting dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi warga terhadap upaya kesehatan,” katanya.

Melalui orientasi kader, Dinkes Kalsel berupaya meningkatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi posyandu, memperkuat keterampilan dalam mendukung pelayanan berkualitas, serta membangun komitmen kader agar mampu menjalankan tanggung jawab sesuai kebutuhan masyarakat di desa dan kelurahan.

"Pemberdayaan posyandu agar mampu menjalankan seluruh fungsi secara optimal membutuhkan pembinaan berkelanjutan, dukungan berbagai pihak, serta kesungguhan kader dalam menjalankan pengabdian, terutama untuk menjaga keberlangsungan pelayanan dasar yang dekat dengan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, kompetensi dan dedikasi kader menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemberdayaan posyandu, sehingga mereka perlu terus memperbarui pengetahuan, meningkatkan kemampuan, dan menjaga semangat pengabdian agar dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat melalui kader posyandu, dengan dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat dalam memperkuat pelayanan berbasis komunitas,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Diauddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader posyandu atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung program kesehatan, seraya berharap penguatan kapasitas dan kolaborasi berbagai pihak mampu memperluas akses pelayanan yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.