Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 07:27 WIB | Oleh:
Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran Doc: Antara foto
Ket. Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq (baju merah) meninjau langsung penanganan karhutla di Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8) yang dilakukan mulai sore hingga malam.

PALANGKA RAYA - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai bentuk kehadiran pemerintah pusat mendukung upaya pengendalian bencana di daerah.

Hanif mendatangi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kalimantan Tengah sebelum meninjau salah satu lokasi kebakaran lahan di Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Jumat sore hingga malam.

"Ini tidak akan mampu kalau BNPB sendiri. Kondisi ini sudah terjadi merata, jadi semua pihak harus turun. Tidak bisa pemerintah sendiri, masyarakat harus kita inisiasi untuk mencegah, lebih baik mencegah," ujarnya. 

Kehadiran Wamenko Pangan tersebut sebagai implementasi pemerintah pusat terus memantau kondisi karhutla di Kalimantan Tengah, sekaligus memastikan dukungan penanganan di lapangan berjalan bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. 

Hanif mengatakan penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, mengingat dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga mengganggu ekosistem dan kehidupan satwa.

"Seperti ini kan tidak hanya kita yang terganggu, tapi satwa dan semuanya juga terganggu yang nanti berimplikasi pada masa yang mendatang," katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat telah memberikan dukungan operasional dalam penanganan karhutla melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penanganan juga telah dikoordinasikan di tingkat pusat di bawah arahan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.  

Hanif menilai dukungan tersebut perlu diperkuat dengan keterlibatan seluruh unsur karena karhutla telah terjadi di sejumlah wilayah sehingga penanganannya membutuhkan kerja bersama.

Dia juga mendorong dunia usaha turut menunjukkan kepedulian dan berkontribusi dalam menghadapi kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah daerah.

Hanif memastikan pemerintah terus berupaya mengawal penanganan karhutla, tidak hanya di Kalimantan Tengah, tetapi juga di Kalimantan Selatan dan provinsi lain yang menghadapi persoalan serupa.

"Kita terus berjuang ya ini kondisinya seperti ini," jelasnya.

Peninjauan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan karhutla sekaligus memastikan dukungan terhadap daerah dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Adapun agenda utama Wamenko Pangan ke Kalimantan Tengah dalam rangka percepatan pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air (KSPEAN) provinsi setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
  • Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; ...
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Sandy Walsh Mengaku Dapat B...
Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

Ojol dan Aplikator Masuk Radar Pemerintah, Aturan Kemitraan Bakal Diperketat

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.