Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Terlihat Tapi Nyata, Pasukan Putih DKI Sudah Tangani 1.000 Orang

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 21:25 WIB | Oleh:
Tak Terlihat Tapi Nyata, Pasukan Putih DKI Sudah Tangani 1.000 Orang Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Ketua Subkelompok Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Robin Andriyanto.

JAKARTA - Program Pasukan Putih yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melayani 1.000 warga yang kesulitan mengakses puskesmas. Layanan kesehatan berbasis kunjungan rumah ini ditargetkan menjangkau hingga 25 ribu orang, terutama mereka yang mengalami ketergantungan total dalam aktivitas sehari-hari.

"Untuk sasaran sendiri yang sudah dilayani, yang sudah menerima manfaat ini sekitar sudah ada 1.000, dari total 4.000 orang dari perkiraan," ujar Ketua Subkelompok Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Robin Andriyanto dalam acara Bicara Kota Series ke-17 dengan tema “Pasukan Putih: Garda Terdepan Jakarta Yang Tak Terlihat” di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan kader Dasawisma dan mendata jumlah sasaran penerima manfaat bertambah menjadi 25 ribu orang.

Robin mengakui banyaknya jumlah orang yang membutuhkan layanan tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga kesehatan. Karena itu, Pemprov DKI berupaya memenuhi jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan sehingga semua sasaran dapat terlayani.

"Kalau sasaran sekarang 25.000 orang. Mudah-mudahan, kami bisa memberikan layanan sebaik kepada masyarakat," katanya.

Adapun "Pasukan Putih" merupakan tim terdiri perawat, petugas layanan kesehatan yang dikerahkan untuk program Layanan Kesehatan Warga Jakarta.

Mereka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jakarta berusia di atas 18 tahun yang tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan, karena mengalami masalah kemandirian.

"Artinya, dia itu sangat amat ketergantungan sampai levelnya itu ketergantungan berat atau total. Sehari-hari itu mereka itu butuh bantuan orang untuk bisa pergi, berdiri," ujar Robin.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta sudah memiliki sebanyak 292 "Pasukan Putih" yang ditempatkan di 292 puskesmas pembantu (pustu) di wilayah Jakarta.

"Nanti perkiraan ketika kami rekrutmen 292 ditambah 588 PJLP 'Pasukan Putih'. Jadi nanti total 588 tambah 292, kira-kira sekitar 900-an," kata Robin. Andriyanto.

Tambahan "Pasukan Putih" juga nantinya ditempatkan di 292 puskesmas pembantu.

Dalam kesempatan itu, pendamping penerima manfaat, A Mutholib Maulana mengapresiasi layanan kesehatan yang diberikan "Pasukan Putih" kepada istrinya.

"Awalnya istri saya yang sakit kesulitan untuk dibawa ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Semenjak ada pelayanan 'Pasukan Putih' datang ke rumah, saya jadi sedikit aman," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.