Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Turis Swiss di Bali Dihukum 1 Tahun Penjara karena Posting Saat Langgar Aturan Keluar Hotel pada Hari Raya Nyepi

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 03:08 WIB | Oleh:
Turis Swiss di Bali Dihukum 1 Tahun Penjara karena Posting Saat Langgar Aturan Keluar Hotel pada Hari Raya Nyepi Doc: Istimewa
Ket. Pria berusia 26 tahun itu dinilai melanggar ketentuan dalam KUHP baru Indonesia terkait penyebaran konten yang mengandung unsur penghinaan atau kebencian melalui teknologi informasi.

DENPASAR — Seorang turis asal Swiss, Luzian Andrin Zgraggen, dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar setelah dinyatakan bersalah menghina Hari Raya Nyepi melalui unggahan di media sosial.

Al Jazeera melaporkan, Zgraggen mengunggah video ketika berada di luar ruangan selama Nyepi dan membuat komentar yang dianggap menghina tradisi Hindu Bali.

Putusan tersebut dijatuhkan pada Kamis (20/8). Pria berusia 26 tahun itu dinilai melanggar ketentuan dalam KUHP baru Indonesia terkait penyebaran konten yang mengandung unsur penghinaan atau kebencian melalui teknologi informasi.

Kasus ini bermula pada Maret 2026, ketika Zgraggen mengunggah video dan tulisan melalui akun Instagram miliknya saat umat Hindu Bali sedang menjalankan Nyepi.

Dalam unggahannya, ia memperlihatkan dirinya berada di luar ruangan ketika seluruh Bali menjalankan Hari Raya Nyepi. Ia juga menuliskan komentar bernada kasar yang mengecam aturan Nyepi.

Unggahan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu kemarahan masyarakat Bali.

Polda Bali selanjutnya melakukan penyelidikan melalui patroli siber. Polisi mengidentifikasi Zgraggen sebagai pemilik akun tersebut dan melacak pergerakannya dari wilayah Kuta hingga Ubud sebelum akhirnya menemukannya di kediaman tokoh Bali, Ni Luh Djelantik, di Tumbak Bayuh, Mengwi, Badung.

Zgraggen kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Polisi menjeratnya menggunakan Pasal 301 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang antara lain mengatur penyebarluasan konten yang mengandung unsur penghinaan melalui teknologi informasi.

Dalam persidangan, jaksa sebelumnya menuntut hukuman satu tahun tiga bulan penjara. Namun, pengadilan akhirnya menjatuhkan hukuman satu tahun penjara.

Hakim Ketua Tjokorda Putra Budi Pastima mengatakan tindakan terdakwa telah menyinggung masyarakat Bali, melukai keyakinan mereka, serta memicu kemarahan publik.

Sebelumnya, Zgraggen melalui nota pembelaannya meminta hukuman seringan-ringannya. Ia mengatakan mengetahui tentang Hari Raya Nyepi, tetapi tidak memahami bahwa selama pelaksanaan Nyepi masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan keluar rumah.

"Saya pernah mendengar tentang Hari Raya Nyepi, tetapi saya tidak mengetahui bahwa selama perayaan tersebut tidak diperbolehkan keluar rumah. Saya sama sekali tidak berniat menghina Hari Raya Nyepi ataupun masyarakat Bali," kata Zgraggen dalam persidangan.

Hari Raya Nyepi merupakan perayaan penting bagi umat Hindu Bali. Selama sekitar 24 jam, aktivitas di Pulau Bali dihentikan. Warga dan wisatawan diwajibkan berada di dalam ruangan, sementara berbagai aktivitas publik, termasuk operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dihentikan sementara.

Kasus ini menjadi salah satu perkara yang jarang terjadi ketika pelanggaran terhadap aturan Nyepi oleh wisatawan asing berlanjut hingga proses pidana dan berujung vonis penjara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.