Narkoba Makin Mengancam, BNN Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perang Bersama
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 03:45 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoPALANGKA RAYA - Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan perang melawan narkoba bukan kiasan semata, tetapi perang semesta untuk mempertahankan kedaulatan negara dan masa depan bangsa.
Hal ini diungkapkan Komjen Pol Suyudi di depan ibuan masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) saat melakukan deklarasi akbar perang melawan narkoba di Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, Kamis.
Dia menilai deklarasi yang digelar bersama pemerintah daerah, kepolisian dan Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) menjadi bukti Kalimantan Tengah tidak menyerah menghadapi ancaman sindikat narkoba.
Dalam kesempatan ini, Kepala BNN juga menyampaikan belasungkawa untuk tiga personel Polri yang telah gugur saat bertugas dalam memerangi narkoba di Kabupaten Katingan.
Suyudi menyebut prevalensi penyalahgunaan narkoba secara nasional mencapai 2,11 persen atau hampir 4,15 juta masyarakat Indonesia yang terpapar narkoba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain peredaran narkoba konvensional, menurut dia, ancaman semakin kompleks dengan munculnya berbagai zat baru atau new psychoactive substances (NPS), termasuk narkoba dalam bentuk zat cair yang digunakan pada perangkat vape.
Ia mengajak seluruh masyarakat memulai perang terhadap narkoba dari diri sendiri, kemudian meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba dapat dicegah sejak dini.
“BNN tidak hanya memberantas, tetapi juga bagaimana kami merangkul untuk membantu korban penyalahgunaan narkoba terbebas dari barang haram itu,” pungkas Suyudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan deklarasi tersebut tidak boleh berhenti pada pernyataan bersama, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
“Deklarasi ini tidak hanya sebatas diucap saja, tetapi dapat benar-benar dipahami dan diresapi agar ke depan seluruh masyarakat tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!