Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Iklim Picu Rekor Runtuhan Batu di Pegunungan Alpen

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 00:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Krisis Iklim Picu Rekor Runtuhan Batu di Pegunungan Alpen Doc: AFP/Jeff PACHOUD
Ket. Suasana pemandangan sebuah lubang di Gletser Bossons, di kawasan pegunungan Mont-Blanc (bagian dari Pegunungan Alpen) di Lembah Chamonix, Prancis, baru-baru ini.

Bencana Alam

Chamonix, Prancis – Musim panas yang luar biasa panas di kawasan Pegunungan Alpen ditandai dengan rekor jumlah runtuhan batu, beberapa di antaranya menelan korban jiwa.

Ilmuwan Ludovic Ravanel mengatakan sebagian besar fenomena tersebut berkaitan dengan krisis iklim.

Dilansir dari AFP pada Kamis (20/8), Direktur riset di Pusat Nasional Penelitian Ilmiah Prancis (CNRS) itu mengatakan pada 2026 kemungkinan besar menjadi tahun dengan jumlah dan volume runtuhan batu tertinggi.

Batu-batu dari pegunungan dilaporkan runtuh hampir setiap hari.

“Tahun ini tidak diragukan lagi akan menjadi tahun rekor,” kata Ravanel kepada AFP.

Kawasan sekitar Mont Blanc, yang dijuluki “atap Eropa”, menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.

Ravanel memperkirakan jumlah runtuhan batu yang tercatat di massif Mont Blanc sepanjang musim panas ini dapat mencapai 450 kejadian.

“Itu merupakan angka yang benar-benar mengejutkan, mengingat 10 atau 20 tahun lalu jumlahnya hanya beberapa lusin,” ujar ahli geomorfologi tersebut.

Rekor sebelumnya tercatat sebanyak 300 kejadian pada 2022, yang juga menjadi tahun dengan gelombang panas ekstrem.

Ravanel mengatakan kenaikan suhu akibat perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama yang membuat lereng dan dinding batu di pegunungan semakin tidak stabil.

“Sebagian besar (runtuhan batu) dapat dikaitkan dengan krisis iklim,” katanya.

Menurut dia, peningkatan suhu menyebabkan lapisan permafrost, yakni tanah yang membeku secara permanen, mengalami degradasi dan semakin berkurang.

Selama ribuan tahun, terdapat lapisan es yang “tidak terlihat” di dalam retakan batuan pegunungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Luar Negeri
AS Gelar G20 di Tengah Gejo...
Daerah
Karawang Makin Jadi Magnet ...
Nasional
OTT KPK di ATR/BPN Terungka...
Nasional
KPK Menyita 20 Koper dari O...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.