Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

3 Wilayah di Tangerang Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
3 Wilayah di Tangerang Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Sachrudin dan jajaran melakukan pengecekan stok air di sungai cisadane yang alami penurunan debit dampak kemarau.

TANGERANG - Tiga wilayah di Kabupaten Tangerang, jawa Barat, yakni Batuceper, Cipondoh, dan Karang Tengah masuk dalam status waspada kekeringan sehingga masyarakat diajak untuk melakukan mitigasi dini dengan hemat dan bijak menggunakan air.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar di Tangerang, Selasa (15/9), mengatakan, informasi tersebut berdasarkan data yang disampaikan BMKG Wilayah II untuk periode Dasarian II September 2026 atau 11 hingga 20 September 2026.

"Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis selama musim kemarau. Bijak dan hemat dalam penggunaan air," ujarnya.

Sementara itu, wilayah Kecamatan Benda dan Tangerang masuk dalam status Awas. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar masyarakat dapat melakukan langkah mitigasi sejak dini.

Selain menghemat air, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka. Kondisi lahan dan vegetasi yang mengering selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko api mudah menyebar.

Warga juga diimbau memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini melalui sumber resmi. Kewaspadaan masyarakat penting untuk membantu pemerintah mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus mencegah potensi bencana lain yang dapat muncul selama musim kemarau.

”Pemkot Tangerang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi kondisi tersebut. Langkah sederhana seperti menghemat air, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana dapat menjadi bagian dari mitigasi bersama,” imbau Mahdiar.

Selain itu, warga dapat menghubungi Hotline BPBD dan Damkar Kota Tangerang di 021-5582144 untuk mendapatkan bantuan dan penanganan sesuai kondisi di lapangan.

"Masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat dapat menghubungi 112 yang dapat diakses secara gratis," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya: Stok Bera...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.