Kejar Target Bebas Emisi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Operasikan 10 Ribu Bus Listrik
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 14:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh"Intervensi ITS telah berkontribusi terhadap pengurangan lebih dari 8,7 juta ton CO2e," ungkap Pramono.
Jakarta juga memperkuat konsep smart mobility melalui integrasi sistem pembayaran digital dan pengembangan jaringan Mikrotrans. Kehadiran transportasi pengumpan tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas first-mile dan last-mile sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melanjutkan perjalanan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
Menurut Pramono, transformasi transportasi tidak semata-mata berkaitan dengan agenda lingkungan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan produktivitas, efisiensi mobilitas, kualitas hidup, serta daya saing Jakarta sebagai kota global.
"Jakarta membutuhkan mobilitas rendah karbon yang mampu mendukung pertumbuhan kota sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menambahkan, pencapaian target pengurangan emisi membutuhkan kerja sama lintas pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, hingga masyarakat perlu terlibat dalam membangun sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
"Melalui IITS 2026, Jakarta hadir sebagai living laboratory yang terus belajar dari berbagai kebijakan, inovasi, dan tantangan. Kami siap berbagi pengalaman serta membangun kemitraan bersama kota-kota lain," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!