Fajar/Fikri, Jonatan dan Alwi Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
📅 Kamis, 20 Agu 2026, 07:09 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: PBSI
NEW DELHI — Wakil-wakil Indonesia masih menjaga asa di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Sejumlah pasangan dan pemain Merah Putih sukses menembus babak 16 besar, meski harus melewati laga ketat dan tekanan besar pada babak 32 besar di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Rabu (19/8).
Ganda putra unggulan kedua, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, menjadi salah satu tumpuan Indonesia. Mereka tampil meyakinkan dengan menundukkan wakil Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi, dua gim langsung 21-14, 21-13.
Fajar menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari persiapan strategi yang matang. Mereka sudah memahami karakter permainan Adam/Rossi, termasuk setelah pasangan Prancis itu sempat berlatih selama dua pekan di Pelatnas PBSI Cipayung.
“Kalau dari segi teknik mungkin sedikitnya kami sudah memahami karakter lawan. Mereka bertemu Sabar/Reza di Thomas Cup dan kami terus mempelajari itu,” ujar Fajar.
Modal juara Japan Open dan China Open juga menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Fajar/Fikri. Namun, Fajar tidak ingin kesuksesan tersebut berubah menjadi beban.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semoga ekspektasi setelah menjuarai Jepang dan China Open itu tidak terlalu membebani buat kami. Kami mau membuatnya untuk tambahan semangat, tambahan percaya diri,” katanya.
Fikri menegaskan konsentrasi menjadi faktor penting karena Kejuaraan Dunia merupakan ajang besar dengan persaingan yang sangat ketat. “Ini adalah major event, apa pun bisa terjadi. Kami mau menikmati setiap momennya,” tuturnya.
Di sektor tunggal putra, Alwi Farhan juga melaju mulus. Dia menghentikan perlawanan Joakim Oldorff dari Finlandia dengan skor 21-12, 21-9. Di babak 16 besar, Alwi menunggu pemenang laga Ayush Shetty (India) melawan Dumindu Abeywickrama (Sri Lanka).
Sebaiknya Anda baca juga:
Jonatan Christie harus melalui jalan lebih berliku. Sempat kalah 19-21 dari wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, Jojo bangkit dengan merebut gim kedua 21-19 sebelum mengunci kemenangan pada gim penentuan 21-11.
“Pada awal pertandingan saya masih terlalu tegang, sedikit panik, dan kurang percaya diri dalam menerapkan strategi yang sudah disiapkan,” kata Jonatan.
Pemain berusia 28 tahun itu mengakui pertandingan bulutangkis tidak bisa dihadapi dengan formula yang sama. “Bulu tangkis bukan seperti matematika. Apa yang dipelajari dari pertandingan sebelumnya belum tentu berlaku sama pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Jonatan selanjutnya menghadapi wakil Denmark, Rasmus Gemke.
Dari ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga lolos setelah mengatasi perlawanan Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai dari Hong Kong. Sabar/Reza menang 22-20, 14-21, 21-15 dalam pertarungan tiga gim.
Ganda putri Indonesia turut menambah tiket. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengatasi “perang saudara” dengan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, 21-11, 21-10. Permainan agresif serta kemampuan membaca kondisi angin menjadi kunci kemenangan mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!