Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putri KW dan Thalita Digenjot Teknik dan Fisik

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 07:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putri KW dan Thalita Digenjot Teknik dan Fisik Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani menjalani latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9). PP PBSI menurunkan 20 pebulu tangkis untuk memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang dengan target meraih satu medali emas dari nomor beregu putra.

JAKARTA – Perhelatan Asian Games 2026 tinggal beberapa hari, para pebulu tangkis putri terus digenjot teknik dan fisik mereka. Pelatih tunggal putri Indonesia Imam Tohari mengemukakan fokus latihan anak-anak asuhannya saat ini terus memperkuat fisik dan teknik untuk menghadapi persaingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Jepang 19 September hingga 4 Oktober.

Menurutnya, setelah dari Kejuaraan Dunia, focus dipusatkan untuk memenangkan pertandingan. “Tunggal wanita Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan,” ujar Imam, Kamis. Sedangkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Mutiara Ayu Puspitasari dipersiapkan untuk memperkuat tim beregu putri.

Imam menjelaskan persiapan para atlet untuk bersaing dalam ajang olahraga multicabang terbesar Asia tersebut berjalan baik. Para atlet dalam kondisi fisik bagus. Aspek teknik terus dimatangkan agar mereka mampu menerapkan pola permainan yang efektif saat menghadapi lawan.

Imam menambahkan, terus mengarahkan para atlet untuk memainkan teknik terbaik. Ini terutama ketika mendapatkan peluang untuk mencetak poin dan menghadapi situasi-situasi penting dalam pertandingan. “Saya selalu tekankan teknik untuk menang, terutama saat kondisi poin-poin yang krusial,” katanya.

Menurut Imam, setelah menjalani persiapan di pelatnas, para atlet akan melanjutkan latihan di Jepang selama beberapa hari sebelum pertandingan dimulai. Latihan sekaligus menjadi masa adaptasi kondisi lingkungan dan lapangan pertandingan di Negeri Sakura. Dia menjelaskan, nomor tunggal putri akan bertanding 25-29 September, setelah penampilan nomor beregu 20-24 September.

Pertandingan nomor beregu, kata dia, memainkan peranan penting karena hasil dan atmosfer pertandingan tersebut dapat berdampak terhadap kepercayaan diri serta mental para atlet yang turun di nomor berikutnya, termasuk tunggal putri. Nomor beregu putri, kata dia, baru saja menorehkan prestasi ajang Uber Cup 2026 dengan membawa pulang medali perunggu.

Hasil tersebut menjadi modal dan motivasi bagi para pemain untuk menghadapi Asian Games. Sebab persaingan nomor beregu putri diperkirakan berlangsung ketat dengan kehadiran sejumlah negara kuat di Asia. “Saya berharap kejutan prestasi seperti di Uber Cup dapat ditorehkan di Asian Games,” harapnya. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.