PTPN Group Terjemahkan Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Masyarakat
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 20:20 WIB | Oleh: Haryo BronoJAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara di Agro Plaza, Jakarta, pada hari Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung sederhana dan khidmat serta diikuti jajaran manajemen, karyawan PTPN Group, dan mitra perusahaan. Selain menjadi momentum memperingati kemerdekaan, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam upacara tersebut, peserta juga memanjatkan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial. Menurut dia, semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat.
“Karena itu, peringatan HUT RI ke-81 kami jalankan secara sederhana dan khidmat, sekaligus dengan doa dan kepedulian bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Denaldy melalui keterangannya pada hari Selasa (18/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan, semangat kemerdekaan juga tercermin dari peran BUMN yang tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi turut berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi di berbagai daerah.
“PTPN Group ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama melalui pemberdayaan yang membangun kapasitas dan kemandirian,” tambahnya.
Pemberdayaan Masyarakat di Lampung Selatan
Sebaiknya Anda baca juga:
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas masyarakat sekaligus mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Para relawan terlibat dalam sejumlah kegiatan yang mencakup pendidikan, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kapasitas pengelola homestay, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan lingkungan.
Dalam penguatan UMKM, lebih dari 40 pelaku usaha di Desa Bulok mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan sederhana dan digitalisasi usaha. Sementara itu, tujuh pengelola homestay memperoleh pelatihan hospitality yang mencakup peningkatan kualitas pelayanan, kebersihan, dan kenyamanan bagi wisatawan.
Di sektor pendidikan, para relawan menjalankan program Relawan Mengajar di SDN 1 Bulok dan SDN 2 Bulok. Para siswa mendapatkan pembekalan mengenai kedisiplinan serta pencegahan pengaruh narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).
Kegiatan pemberdayaan juga mencakup aspek kesehatan dan lingkungan. Relawan bersama masyarakat menggelar kegiatan posyandu dan pemeriksaan kesehatan serta mendukung pemenuhan gizi masyarakat.
Untuk mendukung penghijauan dan pemanfaatan lahan produktif, sebanyak 810 bibit kelapa diserahkan dan ditanam bersama Kelompok Tani Desa Bulok. Penanaman tersebut diharapkan tidak hanya mendukung upaya penghijauan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan lahan yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!