Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerapan Teknologi dari UMN Berhasil Ubah Sampah Residu Jadi Produk Bernilai Ekonomi

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 16:08 WIB | Oleh:
Penerapan Teknologi dari UMN Berhasil Ubah Sampah Residu Jadi Produk Bernilai Ekonomi Doc: Humas Universitas Multimedia Nusantara

JAKARTA - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengelola sampah berbasis ekonomi melalui program pengabdian masyarakat di Bank Sampah IRMAS, Desa Pete, Tangerang. Program tersebut mengintegrasikan teknologi pengolahan residu menjadi arang dengan digitalisasi pemasaran melalui platform Customer Relationship Management (CRM).

Ketua Tim Pelaksana PKM, Erick Fernando, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjawab persoalan sampah residu. Program ini juga sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pengolahan sampah residu menjadi arang. Tetapi juga bagaimana teknologi digital dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat, mitra, dan pasar,” ujar Erick, Selasa (18/8)

Bank Sampah IRMAS Desa Pete diketahui beranggotakan 14 orang dan selama ini menjalankan kegiatan pengelolaan sampah di masyarakat. Melalui program tersebut, kelompok didorong meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran agar pengelolaan sampah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Salah satu inovasi yang diterapkan yakni pemanfaatan TTG Taruma Agni untuk mengolah sampah residu menjadi arang. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu sampah yang sebelumnya belum tertangani secara optimal sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam pendampingan, masyarakat tidak hanya diperkenalkan dengan teknologi. Tetapi juga diberikan pengetahuan dan keterampilan agar mampu mengoperasikan serta memanfaatkannya secara mandiri.

Selain penguatan produksi, tim UMN juga mengembangkan platform digital untuk mendukung kegiatan Bank Sampah IRMAS. Platform tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media informasi, pencatatan kegiatan, pendaftaran mitra, promosi program, serta pemasaran produk yang dihasilkan.

Pendekatan CRM digunakan untuk membantu mengelola hubungan Bank Sampah IRMAS dengan sejumlah pihak. Baik nasabah, mitra RT/RW, serta komunitas secara lebih terstruktur.

Sistem tersebut mencakup pengelolaan data mitra, peningkatan layanan, pemantauan kepuasan pengguna. Serta penguatan loyalitas dan partisipasi masyarakat.

“Harapannya, Bank Sampah IRMAS tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah. Tetapi dapat berkembang menjadi ekosistem ekonomi masyarakat yang menghubungkan produksi, pemasaran, dan kemitraan,” kata Erick.

Program tersebut juga diarahkan untuk mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat desa. Sampah residu yang sebelumnya berakhir sebagai limbah diupayakan kembali masuk dalam siklus pemanfaatan melalui pengolahan menjadi produk bernilai guna.

Kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, SDG 12 tentang konsumsi, serta SDG 13 tentang penanganan iklim.

Program PKM tersebut merupakan bagian dari Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sejumlah mahasiswa juga terlibat dalam pengembangan platform digital, dokumentasi, pelatihan, dan pendampingan teknologi kepada masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses hilirisasi pengetahuan sehingga teknologi dan pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat menjawab persoalan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.