Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerard Pique Masuk Arena Catur, Bidik Bisnis Olahraga Global

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 00:02 WIB | Oleh:
Gerard Pique Masuk Arena Catur,  Bidik Bisnis Olahraga Global Doc: istimewa
Ket. Gerard Pique.

BENGALURU — Gerard Pique memperluas kiprahnya di dunia olahraga. Mantan bek tim nasional Spanyol dan Barcelona itu kini masuk ke bisnis catur setelah menjadi pemegang saham strategis Fyers American Gambits, salah satu waralaba yang berlaga di Global Chess League (GCL).

Keterlibatan Pique diumumkan dalam konferensi pers di Bengaluru, India, Senin (17/8). Juara Piala Dunia 2010 bersama Spanyol itu menjadi salah satu nama besar dari dunia olahraga yang mulai melihat catur sebagai industri hiburan dan bisnis dengan prospek global.

Pique, yang kini aktif sebagai pengusaha melalui perusahaan olahraga dan media Kosmos, mengaku sudah lama tertarik dengan catur. Menurut dia, daya tarik permainan tersebut tidak hanya terletak pada strategi, tetapi juga tuntutan kekuatan mental yang tinggi.

“Catur telah lama memikat saya karena kedalamannya, daya tariknya yang mendunia, serta kekuatan mental luar biasa yang dituntutnya,” kata Pique.

Investasi tersebut hadir ketika industri catur tengah mengalami transformasi. Permainan yang selama ini identik dengan papan dan bidak mulai dikembangkan menjadi produk olahraga modern melalui kompetisi berbasis waralaba, konten digital, sponsor, hingga platform streaming.

Pique bukan satu-satunya mantan atlet yang tertarik masuk ke industri tersebut. Mantan bintang kriket India Ravichandran Ashwin juga menjadi pemegang saham American Gambits. Sementara itu, striker Manchester City Erling Haaland dan juara ski lintas alam Norwegia, Johannes Hoesflot Klaebo, tahun ini turut berinvestasi dalam proyek Norway Chess dan Total Chess World Championship yang mendapat dukungan Federasi Catur Internasional (FIDE).

Investor asal Norwegia, Morten Borge, yang ikut membawa Haaland ke proyek tersebut, melihat adanya kesamaan antara sepak bola dan catur.

“Meski di lapangan Erling terlihat seperti monster fisik, sepak bola di level tertinggi juga membutuhkan persiapan, strategi, timing dan pemahaman terhadap momen-momen menentukan. Dalam hal itu, ada kemiripan dengan catur,” ujar Borge.

Menurut Borge, Haaland tertarik pada aspek pemikiran strategis dan disiplin mental yang menjadi bagian penting dalam catur. Keterlibatan para atlet juga mencerminkan tren yang semakin berkembang, ketika catur digunakan untuk melatih konsentrasi, pengambilan keputusan dan kemampuan membaca pola.

Hubungan antara sepak bola dan catur bahkan kerap muncul dalam pemikiran Pep Guardiola. Mantan pelatih Manchester City itu beberapa kali menggunakan analogi catur dan strategi ketika menjelaskan filosofi permainan sepak bola.

Dari cabang olahraga lain, Mohamed Salah, Boris Becker dan Novak Djokovic juga pernah mengungkapkan ketertarikan mereka terhadap catur sebagai sarana melatih kemampuan berpikir dan konsentrasi.

Bagi investor, daya tarik catur bukan hanya pada aspek olahraga. Potensi komersialnya juga semakin besar. Global Chess League, yang mendapat dukungan perusahaan teknologi India Tech Mahindra dan FIDE, berupaya memperluas basis penonton melalui format pertandingan yang lebih singkat dan sesuai dengan karakter penonton televisi maupun platform digital.

Borge menilai catur memiliki modal besar untuk berkembang menjadi industri hiburan olahraga global.

“Ketika olahraga yang sebelumnya sangat spesifik seperti darts bisa dikomersialkan, sementara hampir satu miliar orang di seluruh dunia bermain catur, peluangnya sangat jelas,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.