Dari Rumah Kontrakan Menuju Kemandirian Finansial: Perjalanan Inspiratif Seblak Ngapak Bali
Selasa, 18 Agu 2026, 17:55 WIB | Oleh: Haryo Brono“Saya percaya bahwa usaha yang baik membutuhkan proses. Ketika pertama kali mendaftarkan Seblak Ngapak Bali di GrabFood, pesanan yang masuk memang belum banyak. Namun, saya tidak menyerah,” kata Nur.
Bagi keluarga tersebut, menjalankan dua peran dalam ekosistem Grab menjadi strategi untuk menjaga arus pendapatan.
Pendapatan dari Seblak Ngapak digunakan untuk memutar modal dan memenuhi kebutuhan usaha, sedangkan penghasilan Ovi sebagai Mitra Pengemudi membantu membayar cicilan kendaraan dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Pembagian peran itu juga membuat keduanya dapat terus mengembangkan usaha tanpa mengabaikan kebutuhan keluarga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendanaan untuk Memperkuat Usaha
Seiring perkembangan Seblak Ngapak Bali, Nur kemudian memanfaatkan fasilitas GrabModal Mantul by Ovo Finansial yang tersedia melalui aplikasi Merchant GrabFood.
Nur pertama kali memperoleh pendanaan sekitar Rp5 juta. Dana tersebut digunakan untuk menambah persediaan bahan baku dan memperluas variasi menu.
Setelah pendanaan pertama diselesaikan, Nur kembali mengakses pendanaan sebesar Rp20 juta. Kali ini, dana digunakan untuk memperkuat modal dan membeli sejumlah perlengkapan usaha, termasuk kompor, wajan, kulkas, serta freezer.
“Kami bersyukur mendapat dukungan modal dari GrabModal Mantul by Ovo Finansial yang bisa kami gunakan untuk mengembangkan usaha, mulai dari melengkapi bahan hingga peralatan masak,” ujar Nur.
Menurutnya, ketersediaan bahan baku dan menu yang lebih lengkap membuat operasional usaha menjadi lebih tenang sekaligus memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.
Belajar Mengembangkan Bisnis
Selain akses terhadap pasar digital dan pendanaan, Nur juga mengikuti program Teras Perwira, wadah pelatihan dan berbagi wawasan yang diselenggarakan Grab untuk Mitra UMKM.
Melalui program tersebut, Nur mendapatkan pengetahuan mengenai strategi meningkatkan penjualan, pemanfaatan program promosi di platform digital, hingga penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.
Pengetahuan itu kemudian diterapkan dalam pengelolaan Seblak Ngapak.
Ketika penjualan sedang tinggi, Nur sebelumnya memilih tidak mengikuti program promosi karena pesanan sudah cukup banyak. Namun, ketika penjualan mulai menurun, ia mulai memanfaatkan program promosi dengan memperhitungkan harga dan margin terlebih dahulu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!