Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Suoh, “Lembah Seribu Kawah” di Lampung Barat

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 07:18 WIB | Oleh:

Jejak Letusan Besar 1933

Peristiwa bersejarah dalam catatan geologi modern Suoh terjadi pada tahun 1933. Pada 25 Juni 1933, gempa bumi tektonik berkekuatan besar mengguncang kawasan Liwa dan Suoh. Beberapa pekan pascagempa, tepatnya pada Juli 1933, aktivitas erupsi freatik dahsyat mulai berkecamuk.

Berdasarkan data Smithsonian Global Volcanism Program, erupsi yang berawal sekitar 10 Juli 1933 tersebut melontarkan material lumpur panas dalam volume masif disertai ledakan ekslosif yang berlangsung hingga awal Agustus. Peristiwa ini membentuk dua kawah ledakan hidrotermal berukuran raksasa.

Keterkaitan antara gempa bumi dan timbulnya erupsi vulkanik/hidrotermal ini sangat krusial secara geologis. Gempa bumi tidak selalu memproduksi magma baru, tetapi gelombang guncangannya mampu mengubah arsitektur rekahan bawah tanah. Guncangan tersebut meningkatkan permeabilitas batuan, sehingga saluran fluida panas dan gas yang semula tersumbat mendadak terbuka.

Dalam sistem panas bumi seaktif Suoh, pelepasan tekanan mendadak akibat gempa bertindak sebagai pemicu (trigger) yang mengganggu kesetimbangan sistem hidrotermal bertekanan tinggi, yang berujung pada erupsi freatik masif.

Kawah Nirwana: Sistem yang Tetap Berdenyut

Salah satu manifestasi paling populer bagi wisatawan adalah Kawah Nirwana. Situs ini memperlihatkan aktivitas hidrotermal intensif berupa hembusan uap panas, batuan yang ter-alterasi secara kimiawi, serta kolom-kolom uap yang membumbung.

Kawah Nirwana tidak boleh dipahami sekadar sebagai “lubang bekas letusan masa lalu”, melainkan bagian integral dari sistem hidrotermal Suoh yang masih sangat aktif hingga saat ini.

Mekanismenya terus berulang: air hujan meresap melalui rekahan, mengalami pemanasan di kedalaman, lalu terdorong kembali ke permukaan.

Jika fluida panas ini mengalir relatif tenang, maka akan muncul mata air panas atau fumarola. Namun, jika tekanan uap terakumulasi di bawah batuan kedap, ledakan freatik sewaktu-waktu dapat terulang dan membentuk kawah baru.

Karakter aktif ini terbukti secara nyata pada 24 Mei 2024, ketika Kawah Nirwana mendadak mengalami tiga kali erupsi freatik beruntun dalam durasi sekitar 30 menit. Peristiwa tersebut melontarkan material sedimen, lumpur panas, dan uap tebal ke udara.

Hamparan Endapan Silika dan Alterasi Batuan

Tak jauh dari Kawah Nirwana, terdapat bentang alam fenomenal bernama Keramikan. Permukaannya berwarna putih kekuningan tipis dan mengilap menyerupai hamparan lantai keramik. Formasi unik ini lahir dari proses presipitasi mineral hidrotermal selama ratusan hingga ribuan tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.