Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PPPA Sebut Lingkungan Aman Jadi Kunci Perlindungan Anak

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 14:10 WIB | Oleh:
Menteri PPPA Sebut Lingkungan Aman Jadi Kunci Perlindungan Anak Doc: Humas Kementerian PPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menegaskan lingkungan aman dan nyaman menjadi langkah nyata melindungi serta memenuhi hak anak secara berkelanjutan. Upaya perlindungan anak, menurutnya, membutuhkan peran aktif seluruh pihak untuk mencegah kekerasan sejak dini di lingkungan sekitar.

“Kita tidak boleh menunggu seorang anak menjadi korban. Gerakan nyata harus dimulai sekarang dengan membangun lingkungan yang aman sebelum terjadi kekerasan,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (14/8).

Arifah menegaskan masyarakat harus bertindak cepat ketika kekerasan terjadi dan memastikan anak mendapat perlindungan secara optimal. Dukungan keluarga, masyarakat, serta orang terdekat dinilai penting untuk membantu anak melewati situasi kekerasan dengan aman.

“Sebanyak 50,78 persen anak usia 13-17 tahun pernah mengalami setidaknya satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya. Data ini menunjukkan perlindungan anak harus diperkuat melalui pencegahan dan tindakan nyata sejak dini,” kata dia.

Sementara itu, sebanyak 33,64 persen anak dalam kelompok usia tersebut masih mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir. Arifah menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya tindakan nyata untuk memperkuat perlindungan anak dan memastikan pemenuhan hak mereka.

“Tema Act Now, Save Lives mengingatkan kita bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak membutuhkan tindakan nyata. Kita tidak bisa lagi menunggu, perlindungan anak harus dilakukan sekarang sebelum kekerasan terjadi,” ucap Arifah.

Festival Pahlawan Anak sekaligus menjadi bagian dari perayaan 50 tahun kiprah Save the Children di Indonesia. Kegiatan tersebut menghadirkan ruang edukasi dan permainan yang mengajarkan anak cara melindungi diri dari kekerasan, merespons bencana, serta mengenal pola makan bergizi.

Festival tersebut juga menghadirkan bincang edukatif bersama figur publik, pakar, serta praktisi untuk membahas pengasuhan anak. Diskusi turut mengangkat pentingnya ketahanan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, mengatakan festival tersebut menjadi ajakan bersama menciptakan ruang aman bagi anak. Menurut dia, kegiatan itu tidak sekadar perayaan, tetapi mendorong kepedulian masyarakat terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak.

“Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi ajakan bersama menciptakan ruang aman bagi anak. Anak membutuhkan ruang untuk merasa aman, didengar, dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan,” kata Dessy. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.