Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 16:13 WIB | Oleh:

Biaya pengujian menjadi salah satu persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian karena dapat menjadi beban bagi pelaku usaha berskala mikro dan kecil. Peserta berharap tersedia mekanisme yang semakin terjangkau serta pendampingan berkelanjutan untuk membantu mereka memenuhi persyaratan.

Pusat PVTPP menjelaskan bahwa pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri melalui sistem daring dengan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan. Pemerintah juga memberikan pendampingan agar pelaku usaha memahami setiap tahapan serta dokumen yang diperlukan.

Pendampingan tersebut tidak hanya menyangkut administrasi. Pelaku UMKM juga mendapatkan pembekalan mengenai produksi pupuk organik dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Elsanti dari Badan Perakitan dan Modernisasi (BRMP) Tanah dan Pupuk memberikan simulasi pembuatan pupuk organik secara praktis. Materi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengolah bahan baku lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memenuhi standar mutu.

Sementara itu, Sarmah, S.Si., M.Si., narasumber dari BRMP Tanah dan Pupuk, menekankan pentingnya pengendalian mutu sejak proses produksi.

“Keberhasilan pembuatan pupuk sangat dipengaruhi oleh pemilihan bahan baku, proses pengomposan hingga penyimpanan. Mutu tidak cukup hanya diperiksa pada produk akhir, tetapi harus dikendalikan sepanjang proses produksi,” jelasnya.

Melalui pendampingan tersebut, Pusat PVTPP berharap pelaku UMKM di Sukabumi tidak hanya semakin memahami kewajiban perizinan, tetapi juga mampu mengembangkan produk pupuk organik berkualitas dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pelaku usaha dinilai penting untuk membangun ekosistem usaha pertanian yang lebih kuat. Penguatan UMKM di tingkat daerah juga menjadi salah satu langkah untuk mendukung kemandirian pupuk dan peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Seniman Prancis Gelar Pelatihan Teater Boneka

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Ekonomi
Populasi Kendaraan Listrik ...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.