Literasi Keuangan Naik, Tapi Utang dan Gaya Hidup Konsumtif Generasi Muda Jadi Sorotan
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim PenulisBI bersama Kementerian Keuangan, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) juga menjalankan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026 dengan perhatian khusus kepada generasi muda.
Namun, peningkatan angka inklusi perlu diikuti peningkatan kualitas pemahaman masyarakat. Semakin mudah masyarakat memperoleh kredit, layanan digital, investasi, maupun produk keuangan lainnya, semakin besar pula kebutuhan terhadap kemampuan mengukur risiko dan mengelola keuangan.
Dengan demikian, tantangan Indonesia ke depan bukan hanya bagaimana memperluas akses keuangan, tetapi memastikan masyarakat tidak sekadar menjadi pengguna produk keuangan. Pendalaman sektor keuangan perlu menghasilkan masyarakat yang lebih siap secara finansial, bukan justru memperbesar konsumsi, utang, dan kerentanan ekonomi rumah tangga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!