AS akan Menargetkan Kartel Narkoba seperti Memburu Teroris ISIS
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:27 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SDalam hukum internasional, penggunaan kekuatan militer juga memiliki batasan yang ketat.
Karena itu, pertanyaannya bukan hanya apakah kapal-kapal tersebut membawa narkoba.
Pemerintahan Donald Trump tampaknya mengambil posisi yang jauh lebih keras.
Washington kini mendorong kerja sama negara-negara di kawasan Amerika untuk menghadapi kartel narkoba sebagai ancaman keamanan bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kolombia bahkan disebut telah meminta kerja sama Amerika Serikat dalam operasi militer melawan kelompok yang disebut Washington sebagai narco-terrorists.
Hegseth sendiri menggambarkan ancaman kartel bukan lagi semata-mata persoalan kriminalitas.
Melainkan bagian dari perang untuk melindungi wilayah dan masyarakat Amerika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dan jika pendekatan ini benar-benar diterapkan secara luas, maka perang melawan narkoba di kawasan Amerika bisa memasuki babak baru: bukan lagi polisi melawan penyelundup, tetapi militer Amerika melawan kartel.
Pertanyaannya sekarang—seberapa jauh Washington akan membawa perang ini?
Dan yang lebih penting…
apakah Amerika Serikat sedang memulai “perang melawan kartel” dengan aturan yang sama seperti perang melawan kelompok teroris?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!