Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Emas Indonesia di PUBG Mobile Terbuka, Pelatih Ungkap Optimisme

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 01:50 WIB | Oleh:
Peluang Emas Indonesia di PUBG Mobile Terbuka, Pelatih Ungkap Optimisme Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Tim nasional esports Indonesia nomor PUBG Mobile berfoto bersama usai memastikan tiket menuju babak utama Asian Games 2026 dengan menjadi runner up babak kualifikasi di Vietnam, Minggu (21/6).

NAGOYA - Pelatih tim nasional PUBG Mobile Indonesia Deni Fianda mengatakan peluang timnya untuk mengejar ketertinggalan masih terbuka lebar dan meraih medali emas Asian Games 2026 pada pertandingan hari berikutnya.

"Secara garis besar tidak ada kesalahan besar atau perubahan signifikan yang diperlukan dari hari pertama. Hanya beberapa hal minor yang sebenarnya perlu ditingkatkan, seperti kedisiplinan agar tidak mudah terculik atau mudah untuk dikalahkan," kata Deni di Nagoya, Jepang, Senin.

Deni menilai tim Indonesia masih memiliki peluang cukup besar untuk memperbaiki posisi setelah menjalani enam pertandingan.

Timnas PUBG Mobile Indonesia berada di posisi ketiga klasemen sementara.

"Kami sekarang masih berada di posisi, di mana kemungkinan (medali emas) itu masih cukup besar untuk mengejar ketertinggalan yang ada. Jadi, (kami) masih sangat optimis untuk besok bisa mendapatkan medali emas," ujar Deni.

Dalam enam pertandingan yang telah dijalani, Indonesia mampu mencatat kemenangan pada pertandingan ketiga dengan torehan 18 poin.

Pada laga pertama, Indonesia mengumpulkan sembilan poin, sementara China menjadi tim dengan perolehan tertinggi dengan 20 poin.

Indonesia kembali mengoleksi sembilan poin pada pertandingan kedua, yang dimenangi Thailand dengan 17 poin, disusul Pakistan dengan 16 poin dan China dengan 15 poin.

Indonesia kemudian tampil lebih baik pada laga ketiga dengan meraih 18 poin untuk menempati posisi pertama, mengungguli Vietnam dengan 15 poin dan China dengan 11 poin.

Namun, performa Indonesia menurun pada laga keempat dengan hanya mengumpulkan tiga poin. Vietnam memimpin dengan 15 poin, diikuti Thailand dengan 14 poin dan Uzbekistan dengan 12 poin.

Pada laga kelima, Indonesia mengantongi tujuh poin dan berada di posisi kelima. Vietnam menjadi pemuncak dengan 17 poin, disusul Thailand dengan 13 poin serta Pakistan dengan 10 poin.

Sementara itu, pada laga keenam, Indonesia mengakhiri laga dengan sembilan poin. Thailand menjadi tim dengan perolehan tertinggi dengan 23 poin, diikuti Korea Selatan dengan 13 poin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

20 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

29 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Ekonomi
Tiket Pelni Sampit Kini Bis...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.