Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Dorong Penguatan Industri Kesehatan Nasional

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 22:35 WIB | Oleh:
Kerja Sama Transfer Teknologi Vaksin Dorong Penguatan Industri Kesehatan Nasional Doc: MSD
Ket. Seremoni penandatanganan perjanjian antara MSD dan perusahaan farmasi BUMN, Bio Farma, di New York, Amerika Serikat pada tanggal 21 September 2026. Dalam kolaborasi ini keduanya sepakat memperluas kerja sama transfer teknologi vaksin PCV15 dan 9vHPV untuk memperkuat manufaktur, SDM, dan ketahanan kesehatan Indonesia.

JAKARTA — MSD dan PT Bio Farma (Persero) memperluas kerja sama strategis melalui perjanjian kerangka kerja sama transfer teknologi untuk vaksin pneumokokus konjugat 15-valen (PCV15) dan vaksin human papillomavirus (HPV) nonavalen (9vHPV).

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 21 September 2026 waktu setempat di New York, Amerika Serikat. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapabilitas manufaktur vaksin di dalam negeri sekaligus membangun kapasitas teknologi dan sumber daya manusia di sektor kesehatan.

Penandatanganan dilakukan oleh Gregg Szabo, Senior Vice President, Global Vaccines & Infectious Diseases Franchise MSD, dan Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero). Acara tersebut disaksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, serta Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan kolaborasi MSD dan Bio Farma yang telah berlangsung sejak 2016. Pada tahap terbaru, kemitraan diarahkan pada pengembangan kapabilitas manufaktur vaksin serta transfer teknologi dalam jangka panjang.

Memperkuat Kapasitas Produksi Dalam Negeri

Transfer teknologi menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan kemampuan industri farmasi dalam negeri. Melalui skema tersebut, perusahaan lokal tidak hanya memperoleh akses terhadap produk, tetapi juga berpotensi memperkuat penguasaan teknologi, pengetahuan, proses manufaktur, dan kompetensi sumber daya manusia.

Dalam kerja sama ini, teknologi untuk vaksin PCV15 dan 9vHPV akan ditransfer kepada Bio Farma sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Vaksin PCV15 ditujukan untuk membantu melindungi terhadap penyakit tertentu yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus. Sementara itu, vaksin 9vHPV digunakan untuk membantu mencegah penyakit tertentu yang berkaitan dengan infeksi HPV.

Penguatan kapasitas produksi vaksin di dalam negeri juga berkaitan dengan ketahanan rantai pasok kesehatan. Dengan meningkatnya kemampuan manufaktur lokal, Indonesia diharapkan memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam menyediakan produk vaksin secara berkelanjutan.

Namun, pengembangan manufaktur vaksin tidak hanya menyangkut kapasitas produksi. Penguasaan teknologi, kualitas proses, kompetensi tenaga kerja, kepatuhan terhadap standar, serta kesinambungan bahan baku dan rantai pasok merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem industri vaksin.

Sejalan dengan Agenda Penguatan Industri Kesehatan

Kerja sama MSD dan Bio Farma disebut sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kemandirian ekonomi dan sektor strategis, termasuk kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kesehatan nasional melalui pengembangan kemampuan di dalam negeri.

“Kerja sama antara MSD dan Bio Farma ini sejalan dengan prioritas Pemerintah Indonesia untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional melalui pengembangan kapasitas di dalam negeri,” kata Budi melalui keterangannya pada hari Rabu (23/9).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Olahraga
Meriahnya Pembukaan Asian P...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.