Korban Kapal Virgo Teridentifikasi, Satu Jenazah Dimakamkan di Madiun
📅 Minggu, 27 Sep 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim PenulisMADIUN - Satu jenazah korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Mesalembo Laut Jawa, Taruno Hidayat (46) dimakamkan di tempat pemakaman umum kampung halamannya Desa Kare, Kecamatan Kare Kabupaten Madiun.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis, Minggu (27/9) mengatakan sesuai informasi dari Basarnas Surabaya, jenazah Taruno ditemukan di perairan Masalembo pada Jumat (25/9). Namun, jenazah baru dipulangkan pada Sabtu (26/9) setelah proses identifikasi.
"Setelah koordinasi dan ditemukan kondisi yang memperjelas bahwa beliau ini memang Mas Taruno Hidayat, yakni dari pakaian dan keterangan pihak keluarga, maka akhirnya dikeluarkan nota dari DVI bahwa itu memang teridentifikasi sebagai Pak Taruno Hidayat dan sudah dimakamkan," ujarnya.
Pemulangan jenazah telah dikoordinasikan bersama Basarnas, DVI Banjarmasin, kepolisian, BPBD Jawa Timur, Dinsos Jawa Timur, dan BPBD Kabupaten Madiun.
Sesuai data ada dua warga Kabupaten Madiun yang ikut menjadi korban tenggelamnya KMP Virgo. Kedua korban adalah Taruno Hidayat (46) dan adik kandungnya, Tihwin Nuryanto (43). Untuk korban Tihwin belum ditemukan.
Keduanya berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk keperluan berdagang. Namun perjalanan tersebut menjadi tragedi setelah KMP Virgo Transport 8 yang ditumpangi mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sementara, pemulangan jenazah Taruno disambut tangis oleh keluarga dan tetangga. Kabar ditemukannya jasad Taruno sangat ditunggu oleh keluarga setelah dua pekan dinyatakan hilang setelah KMP Virgo mengalami kecelakaan dan karam.
Setibanya di Desa Kare, ambulans yang mengangkut peti jenazah Taruno langsung menuju Masjid Baitul Muttaqin. Jenazah Taruno kemudian disholatkan di masjid tersebut dan kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Seweru, Desa Kare.
Dalam kesehariannya, Taruno bekerja sebagai guru SD di desa setempat. Di tengah kebutuhan ekonomi keluarga, ia menjalankan bisnis tambahan dengan berdagang komoditas sayur ke Kalimantan setelah mendapat ajakan dari kawan lamanya.
Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Kini keluarga masih menunggu kabar tentang Tihwin, yang hingga kini masih dalam proses pencarian tim SAR.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!