Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uji Coba Usai, Naik LRT Kelapa Gading-Manggarai Sementara Rp5.000 Sebelum Tarif Resmi Ditetapkan

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 11:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uji Coba Usai, Naik LRT Kelapa Gading-Manggarai Sementara Rp5.000 Sebelum Tarif Resmi Ditetapkan Doc: Beritajakarta
Ket. LRT Jakarta telah menetapkan tarif normal Rp5.000 mulai 24 September 2026.

JAKARTA - Penumpang LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai di Jakarta mulai Jumat (25/9) harus membayar tiket sebesar Rp5.000 setelah masa uji coba usai. Sebelumnya penumpang hanya dipungut tarif Rp8 saat uji coba rute baru Velodrome-Manggarai maupun sebaliknya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, Jumat (25/9), mengatakan, LRT Kelapa Gading-Manggarai telah melayani 100.343 penumpang sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 September, sampai 24 September 2026.

Capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran rute baru LRT Jakarta hingga Manggarai.

“Alhamdulillah, sejak diresmikan pada 16 September hingga 24 September, LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai telah melayani lebih dari 100 ribu penumpang," ujarnya.

Budi menambahkan, mulai 24 September 2026, tarif LRT Kelapa Gading–Manggarai berlaku Rp5.000 per perjalanan. Diharapkan, layanan LRT Jakarta menjadi salah satu pilihan moda transportasi publik yang terintegrasi dan semakin terhubung dengan moda transportasi lainnya.

“Dengan tarif Rp5.000, masyarakat kini dapat memanfaatkan layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai untuk perjalanan sehari-hari. Kami mengajak masyarakat untuk terus menggunakan transportasi publik sebagai pilihan mobilitas yang nyaman dan terjangkau,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina mendorong pemerintah provinsi DKI menerapkan tarif dengan harga terjangkau agar masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurutnya, beroperasinya LRT sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu tempuh sekitar 28 menit harus diikuti konektivitas dengan Transjakarta, Mikrotrans, KRL, dan moda lainnya.

"Kalau tarifnya dibuat terjangkau atau flat dan terintegrasi dengan perjalanan transportasi umum, ini bisa menjadi salah satu insentif agar masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi," katanya.

Wa Ode menilai, besaran tarif integrasi juga perlu mempertimbangkan kemampuan masyarakat dan kebutuhan subsidi pelayanan publik (PSO), sehingga tetap terjangkau tanpa mengganggu keberlanjutan layanan.

Ia juga mendorong pengkajian keterlibatan Danantara dalam pembiayaan infrastruktur transportasi agar pembangunan dapat dipercepat tanpa membebani APBD secara berlebihan.

Sebelumnya, LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi setelah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (16/9). Proyek senilai Rp12,1 triliun tersebut didanai APBD DKI Jakarta dan dikerjakan PT Jakpro.

Pemprov DKI memberlakukan tarif khusus Rp8 selama delapan hari pertama, sebelum tarif flat sementara Rp5.000. Tarif resmi LRT akan diputuskan pada Oktober mendatang.

Sekadar diketahui, dalam pengoperasian terbatas, LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai beroperasi pukul 05.30–20.00 WIB dengan headway 15 menit. Selanjutnya, pukul 20.01–23.00 WIB, layanan beroperasi pada lintas Kelapa Gading-Velodrome.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.