Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Pertalite Eceran di Gorontalo Utara Capai Rp16.650 Per Liter

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Pertalite Eceran di Gorontalo Utara Capai Rp16.650 Per Liter Doc: ANTARA
Ket. Aktivitas penjualan BBM eceran di wilayah Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Sabtu (26/9/2026).

GORONTALO – Harga bensin eceran jenis pertalite di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo mencapai Rp25.000 per botol ukuran 1,5 liter atau sekitar Rp16.650 per liter.

"Di wilayah Kecamatan Anggrek, pengecer menjual pertalite seharga Rp25.000 per botol ukuran 1,5 liter. Sebelumnya dijual Rp18.000 per botol. Sedangkan ukuran botol satu liter dijual Rp15.000 per botol, sebelumnya Rp12.000 per botol," kata warga Gorontalo Utara, Muhammad, Sabtu (26/9).

Ia mengaku kenaikan harga tersebut cukup memberatkan, sementara lokasi tempatnya bekerja cukup jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pengemudi becak motor (bentor) Untun Lanio mengatakan kenaikan harga bensin eceran juga dirasakan di wilayah Kecamatan Tomilito.

Pengecer ada yang masih menjual Rp18.000 per botol ukuran 1,5 liter, namun kebanyakan sudah menaikkan harga menjadi Rp20.000 sampai Rp22.000 per botol.

Menurutnya kenaikan harga tersebut dikhawatirkan harus berdampak pada kenaikan harga sewa bentor, meski ia sendiri mengaku masih enggan menaikkan harga sewa.

"Sejauh ini harga sewa bentor belum naik, masih normal sebab saya pun bingung bagaimana caranya menaikkan harga, apalagi pembayaran sewa bentor dilakukan atas kesepakatan dengan penumpang," katanya.

Ia berharap harga bensin eceran kembali normal, sebab peran penjual bensin eceran sangat menunjang aktivitas perekonomian di wilayah terpencil yang jauh dari SPBU.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Gorontalo Utara Mohammad Fader Zubedi mengatakan pengawasan pembelian Bahan Bakar Bersubsidi (BBM) dilakukan oleh pihak Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk.

"Kami mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi di seluruh SPBU," katanya.

Khusus pembelian di SPBU, berlaku sesuai harga penetapan pemerintah.

Pengawasan oleh tim Satgas, dilakukan untuk mencegah pembelian BBM bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan.

Seperti tidak melayani pembelian menggunakan tanki modifikasi yang dapat mengganggu distribusi BBM bersubsidi di wilayah ini.

"Kalau pembelian BBM bersubsidi menggunakan galon, masih bisa diartikan tujuannya untuk nelayan dan petani, tapi kalau tangki modifikasi, hal itu secara langsung sangat melanggar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

Dampak Karhutla, Gangguan Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.