Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Sebagian Masyarakat Masih Salah Memandang Ruang Publik.

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 06:24 WIB | Oleh:

Lebih jauh lagi, pelaku usaha barang bekas juga perlu dilibatkan sebagai bagian dari solusi. Mereka dapat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan asal-usul barang yang dibeli agar tidak menjadi mata rantai perdagangan aset pemerintah yang diperoleh secara melawan hukum.

Pendekatan kolaboratif seperti inilah yang mencerminkan semangat pembangunan partisipatif. Pemerintah menjadi penggerak, aparat menjadi penegak aturan, sementara masyarakat menjadi penjaga pertama ruang publik.

Surabaya selama ini dikenal sebagai kota yang terus berbenah melalui pembangunan taman, ruang terbuka hijau, jalur pejalan kaki, hingga berbagai fasilitas publik yang mendukung kualitas hidup warganya. Investasi pembangunan tersebut akan kehilangan makna apabila tidak diiringi kesadaran kolektif untuk merawatnya.

Indonesia menargetkan terwujudnya visi Indonesia Emas 2045 yang ditopang oleh kota-kota yang berdaya saing, nyaman, dan berkelanjutan. Target itu tidak hanya membutuhkan anggaran pembangunan yang besar, tetapi juga budaya warga yang menghargai setiap hasil pembangunan.

Sanksi terhadap pelaku perusakan dan pencurian aset publik menjadi bagian penting dari proses tersebut. Ketegasan hukum memberikan perlindungan terhadap kepentingan bersama, sementara partisipasi masyarakat memastikan perlindungan itu berlangsung setiap hari.

Kualitas sebuah kota tidak hanya tercermin dari megahnya infrastruktur yang berdiri, melainkan dari kesediaan setiap warganya menjaga apa yang telah dibangun bersama. Kota yang baik bukan sekadar dibangun oleh pemerintah, tetapi dirawat oleh masyarakat yang memahami bahwa setiap aset publik sesungguhnya adalah cermin peradaban mereka sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.