Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketahanan Siber dan Tata Kelola AI Jadi Fondasi Kepercayaan Bisnis di Era Ekonomi Digital

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 22:28 WIB | Oleh:

Manajemen TI Terpadu Didorong untuk Mendukung Resiliensi

ManageEngine, divisi manajemen TI enterprise dari Zoho Corporation, dalam artikelnya menilai integrasi antara ketahanan siber, tata kelola AI, dan pengelolaan TI menjadi semakin penting bagi perusahaan yang memperluas penggunaan AI.

"Seiring adopsi AI yang semakin cepat, tantangan sesungguhnya bukan lagi seberapa cepat organisasi dapat menerapkan teknologi baru, melainkan seberapa bertanggung jawab dan resilien mereka mengoperasikannya," ujar Technical Manager ManageEngine Indonesia Hanief Bastian.

Menurut Hanief, ketahanan siber dan tata kelola AI tidak dapat dipisahkan dari kinerja bisnis karena perusahaan perlu menjaga operasional sekaligus mengelola risiko yang muncul dari lingkungan teknologi yang semakin kompleks.

"Resiliensi siber dan tata kelola AI yang bertanggung jawab kini tidak dapat dipisahkan dari kinerja bisnis. Pendekatan manajemen TI terpadu memberikan organisasi visibilitas dan kendali untuk mengelola risiko di tengah lingkungan yang semakin kompleks, sehingga mereka dapat berinovasi dengan percaya diri serta menjaga kepercayaan sebelum, selama, dan setelah insiden terjadi," katanya.

Bagi Indonesia, kebutuhan tersebut menjadi semakin relevan seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi digital hingga sekitar US$180 miliar pada 2030.

Peningkatan investasi pada AI tidak hanya perlu diikuti dengan kemampuan menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga kesiapan perusahaan dalam mengelola risiko teknologi. Keamanan, ketahanan operasional, dan tata kelola menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat AI dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, persaingan bisnis di era AI tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat perusahaan mengadopsi teknologi. Kemampuan mengelola teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan resilien juga dapat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan bisnis di tengah transformasi digital yang semakin cepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Penerapan Kenaikan Tarif An...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.