Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhut: TNGR Berhasil Kendalikan Karhutla di Sembalun Gunung Rinjani

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 10:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhut: TNGR Berhasil Kendalikan Karhutla di Sembalun Gunung Rinjani Doc: ANTARA
Ket. Petugas melakukan penyisiran dan pemadaman sisa material yang masih berpotensi menyala kembali usai pemadaman Resor Sembalun di Taman Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (8/8/2026).

JAKARTA – Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama unsur terkait berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Resor Sembalun di Taman Nasional Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.  

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Sabtu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Budhy Kurniawan, menyampaikan pada Sabtu (08/8) sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dikendalikan dengan pemeriksaan di areal penanganan tidak menemukan titik api aktif dan petugas kemudian melakukan mopping up atau penyisiran dan pemadaman sisa material yang masih berpotensi menyala kembali.  

“Penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan kerja bersama. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang bergerak bersama di lapangan. Setelah api berhasil dikendalikan, pemantauan dan mopping up tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala,” ujar Budhi. 

Dia menjelaskan kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat pada Jumat (07/8), sekitar pukul 16.48 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Resor Sembalun bersama siswa PKL SKMA segera melakukan pengecekan lapangan dan menemukan tiga titik api aktif di kawasan Maletan.  

Tim kemudian melakukan konsolidasi dan menyiapkan peralatan pengendalian dan pemadaman. Dalam penanganan awal, sekitar 22 personel yang terdiri dari petugas TNGR, Masyarakat Mitra Polhut, masyarakat, siswa PKL SKMA, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, serta Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur terlibat dalam upaya pemadaman.  

Prioritas utama dalam setiap operasi pemadaman adalah keselamatan dan kesehatan personel (K3). Karena kondisi lapangan dan perkembangan api masih cukup dinamis, tim pada pukul 19.00 WITA memutuskan kembali ke pos sesuai dengan SOP keselamatan petugas pemadaman.

Berdasarkan pengamatan awal, luas areal terdampak diperkirakan sekitar 30 hektare, meskipun angka tersebut masih dalam proses konfirmasi. Vegetasi yang terbakar didominasi semak, perdu, dan liana.

Pemantauan perkembangan kebakaran kemudian dilakukan menggunakan drone. Pada Jumat malam, upaya pemadaman juga diperkuat oleh Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Timur, Polsek Sembalun, dan Koramil Sembalun menggunakan mobil pemadam kebakaran.

Penanganan dilanjutkan pada Sabtu (08/8) sekitar pukul 00.15 WITA. Tim gabungan yang dipimpin Kapolres Lombok Timur bersama Kepala SPTN Wilayah II bergerak menuju lokasi kebakaran di Dalem Petung. Sebanyak 35 personel terlibat dalam operasi lanjutan, terdiri atas petugas Balai TNGR, Polres Lombok Timur, Polsek Sembalun, Balai Dalkarhut Seksi III Mataram, dan siswa PKL SKMA.   

Sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dikendalikan. Tim juga melakukan pemeriksaan di areal penanganan dan tidak menemukan titik api aktif yang terpantau. Selanjutnya, petugas kemudian melakukan penyisiran dan pemadaman sisa material yang masih berpotensi menyala kembali.  

Budhy Kurniawan menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi seluruh pihak yang terlibat, termasuk Polres Lombok Timur, Polsek Sembalun, BPBD Lombok Timur, Balai Dalkarhut Seksi III Mataram, siswa PKL SKMA, masyarakat, serta unsur lainnya.  

Balai TNGR memastikan pemantauan lapangan akan terus dilakukan untuk memastikan seluruh titik api dan bara benar-benar padam. Seluruh kegiatan penanganan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja seluruh personel. 

Kemenhut juga mengimbau masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Kadisparbud Gorontalo Utara...
Nasional
Kemenhut: TNGR Berhasil Ken...

Erupsi Gunung Etna, Bandara Catania di Sisilia Ditutup

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Luar Negeri
Erupsi Gunung Etna, Bandara...
Daerah
Angin Kencang Membuat Karhu...

Benahi Pengelolaan Tata Perusahaan Kelapa Sawit

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Benahi Pengelolaan Tata Per...
Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

Judi Online Rp2,5 Triliun Mengalir di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong LPM Perkuat Ekonomi Desa

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.