Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Riau Bongkar Makam Jenazah Pelajar untuk Ungkap Penyebab Kematian

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 04:30 WIB | Oleh:
Polda Riau Bongkar Makam Jenazah Pelajar untuk Ungkap Penyebab Kematian Doc: Antara foto
Ket. Proses ekshumasi makam seorang pelajar di Pekanbaru yang diduga meninggal dunia akibat perkelahian.

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Riau melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam seorang pelajar bernama Fahri di Pekanbaru untuk memastikan penyebab kematiannya.

Kepala Subdit IV Ditreskrimum Polda Riau AKBP Abdullah Hariri mengatakan ekshumasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan keluarga yang meminta kepastian penyebab kematian korban melalui pemeriksaan forensik. Keluarga menduga kematian korban berkaitan dengan perkelahian yang dialaminya beberapa hari sebelum meninggal dunia.

"Hasil autopsi ini nanti akan menjadi dasar kami untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," kata AKBP Hariri di Pekanbaru, Kamis.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Fahri diketahui mulai mengeluhkan sakit nyeri di sekujur tubuh pada 12 Juli 2026. Saat itu korban mengaku mengalami. Pada malam harinya, keluarga juga mendapati air seni korban berwarna hitam ketika membantunya ke kamar mandi.

Melihat kondisi tersebut, keluarga membawa korban ke Rumah Sakit Aulia untuk mendapatkan penanganan medis. Hasil pemeriksaan "CT scan" saat itu menunjukkan dugaan memar pada bagian kepala serta cedera di leher.

"Meski sempat menjalani perawatan, kondisi korban terus memburuk hingga meninggal dunia pada 14 Juli 2026 sekitar pukul 18.30 WIB," ucapnya.

Sebelum meninggal, lanjut AKBP Hariri, korban sempat menyampaikan kepada keluarganya bahwa ia terlibat perkelahian dengan seorang teman berinisial B. Pihak keluarga kemudian membuat laporan polisi.

"Dan untuk memastikan penyebab kematiannya kami bersama tim forensik Bidokkes Polda Riau melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum,” ujarnya.

AKBP Hariri mengatakan hasil lengkap autopsi masih menunggu analisis laboratorium forensik. Namun, pemeriksaan sementara menguatkan temuan awal saat korban menjalani perawatan di rumah sakit.

Meski demikian, penyidik belum dapat menyimpulkan apakah cedera tersebut menjadi penyebab langsung kematian korban. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik secara menyeluruh sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.