Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 22:20 WIB | Oleh: Tim PenulisPakar manajemen rantai pasok Agus Purnomo menegaskan bahwa green logistics telah berkembang dari sekadar kepatuhan lingkungan menjadi strategi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan, keselamatan, dan daya saing rantai pasok Indonesia.
Implementasinya, ujarnya, mencakup transportasi hijau, optimasi rute, dan muatan, efisiensi bahan bakar, pergudangan hemat energi, pengelolaan persediaan, kemasan ramah lingkungan, reverse logistics, serta pemanfaatan teknologi digital dan energi terbarukan.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang International Affairs dan SDM Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Rifka Hidayat mengatakan siap berkolaborasi untuk mendorong sistem logistik hijau yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
08 Aug 2026, 10:01 WIB.
Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute dan pengurangan limbah kemasan ini sangat sejalan dengan tren transisi industri manufaktur modern yang mulai masif berinvestasi pada teknologi mesin pengemasan ramah lingkungan, sehingga penerapan logistik hijau pada akhirnya menjadi eskalasi nilai tambah perusahaan di mata klien B2B internasional yang kini mutlak menuntut transparansi tata kelola berkelanjutan.
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!